Brentford Jaga Momentum, Wolves Terpuruk di Dasar Klasemen
Jalannya Pertandingan
Keane Lewis-Potter menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol di babak kedua, membawa Brentford meraih kemenangan 2-0 atas Wolverhampton Wanderers yang masih mencari kemenangan perdana di musim ini.
Di babak pertama, kedua tim minim peluang dengan hanya satu tembakan mengarah ke gawang. Kiper Wolves, Jose Sa, sukses melakukan penyelamatan baik untuk menahan tembakan Lewis-Potter. Namun, di awal babak kedua, Brentford tampil lebih agresif dengan Kevin Schade yang dua kali mencoba menguji Sa, tetapi kedua upayanya berhasil digagalkan.
Wolves tidak dapat berbuat banyak ketika Ladislav Krejci membuat kesalahan pada bola panjang dari Vitaly Janelt, yang memungkinkan Lewis-Potter untuk mencetak gol pertamanya. Ia kembali mencetak gol kedua dengan tendangan volley menggunakan kaki kiri setelah mendapat bola di dalam kotak penalti.
Para pemain Wolves mendapat sorakan “You’re not fit to wear the shirt” dari pendukungnya. Meskipun Wolves mendapatkan penalti setelah Caoimhin Kelleher melakukan pelanggaran terhadap Matt Doherty, Jorgen Strand Larsen gagal mengeksekusi dengan baik, yang hanya menghasilkan penyelamatan oleh Kelleher.
Rob Edwards kini menghadapi enam kekalahan berturut-turut sejak menjabat, sementara Wolves sendiri telah mengalami 10 kekalahan berturut-turut di Premier League. Saat ini, mereka terjebak di posisi paling bawah klasemen dengan hanya dua poin dari 17 pertandingan. Kemenangan ini membawa Brentford, di bawah asuhan Keith Andrews, naik ke peringkat 12.
Statistik Pemain
Wolves: Sa (7), Hoever (5), Doherty (6), S Bueno (6), Krejci (5), Moller Wolfe (5), Andre (5), J Gomes (6), Lopez (5), Hwang (5), Strand Larsen (5).
Subs: Mane (7), Arokodare (6), Arias (n/a), Tchatchoua (n/a).
Brentford: Kelleher (7), Kayode (7), Collins (7), Van den Berg (7), Henry (7), Janelt (6), Jensen (7), Yarmoliuk (7), Schade (6), Lewis-Potter (8), Thiago (6).
Subs: Mikkel Damsgaard (7).
Pemain Terbaik Pertandingan
Keane Lewis-Potter dinyatakan sebagai pemain terbaik pada pertandingan kali ini. Pelatih Brentford, Keith Andrews, menyampaikan bahwa Lewis-Potter sangat layak mendapatkan kesempatan dan ia berhasil menunjukkan kualitasnya di lapangan.
Reaksi Pemain
Matt Doherty, kapten Wolves, setelah kalah, menekankan pentingnya mencari kembali kepercayaan diri: “Kami harus mencari kepercayaan diri dan melakukan refleksi diri. Apa yang ingin kami ingat dari klub? Apakah kami ingin dikenang sebagai pejuang hingga akhir musim, atau justru sebagai pengecut?”
Ia melanjutkan, “Ini adalah salah satu momen terburuk dalam karir saya. Kami kekurangan keyakinan untuk meraih kemenangan dan terasa bahwa kami takut untuk menang.”
Komentar Pelatih
Pelatih Wolves, Rob Edwards, mengungkapkan kekecewaannya atas kesalahan defensif yang terjadi: “Gol pertama berasal dari situasi yang seharusnya tidak kami biarkan terjadi. Kami hampir menyerah pada diri sendiri dengan pertahanan yang sangat buruk.” Ia menambahkan bahwa timnya harus belajar dari kesalahan dan memperbaiki performa di masa mendatang.
Analisis Pertandingan
Ada rasa penasaran tersendiri saat menyaksikan penampilan Wolves yang kini mencatatkan rekor buruk. Mereka menjadi tim dengan poin paling sedikit setelah 17 pertandingan di semua divisi sejak 1888. Kekalahan 2-0 ini menggambarkan betapa sulitnya posisi Wolves saat ini, di mana setiap kesalahan berujung pada gol lawan.
Keane Lewis-Potter tampil gemilang dengan dua golnya, sementara Wolves hanya terus merasakan tekanan dari pendukungnya yang sudah lama menantikan performa lebih baik.
Dampak Kemenangan dan Kekalahan
Kemenangan Brentford memberikan harapan baru di klasemen, sementara bagi Wolves, ini menambah beban mental yang semakin berat. Dengan dua poin dalam 17 laga, Wolves perlu segera berbenah agar tidak tercatat sebagai tim terburuk dalam sejarah divisi utama.
(PL/GN)
sumber : www.skysports.com
Leave a comment