Kampanye Premier League 2025/26: Momen Bersejarah dengan Gelar Pertama dalam 22 Tahun
Premier League 2025/26 telah menjadi perjalanan yang tak terlupakan bagi kami, di mana kami berhasil meraih gelar pertama dalam 22 tahun. Namun, ada banyak angka menarik yang membawa kami menuju kemenangan ini.
Statistik Menarik di Balik Gelar
Kami telah mengumpulkan 27 fakta menarik dari 38 pertandingan liga yang mengantarkan nama kami terukir di trofi untuk keempat kalinya dan sebagai juara Inggris untuk ke-14 kalinya:
- Kami mencetak 25 gol dari set-piece (tidak termasuk penalti), yang merupakan total tertinggi di liga, dan mencetak rekor baru dengan 19 gol dari sudut dalam satu musim.
- Kami menjadi tim pertama yang tidak memiliki pemain yang dikeluarkan dan tidak kebobolan penalti dalam satu musim Premier League.
- Kami berhasil mencegah lawan melakukan tembakan tepat sasaran dalam enam pertandingan Premier League, jumlah terbanyak yang dicatat sejak 2003/04.
- David Raya mencatat 19 cleansheet, sama dengan rekor terbaik yang diraih oleh kiper Arsenal dalam satu musim, sejajar dengan David Seaman di 1993/94 dan 1998/99.
- Martin Zubimendi adalah pemain ketiga yang tampil di setiap pertandingan dalam debutnya di Premier League untuk kami, setelah Santi Cazorla dan Declan Rice.
- Max Dowman mencetak gol di usia 16 tahun 73 hari, menjadi pemain termuda yang mencetak gol di Premier League dan juga di sejarah klub kami.
- Dia juga menjadi pemain termuda yang menang di peringkat Premier League, mengalahkan Phil Foden dengan selisih satu setengah tahun.
- Kami mencetak 23 gol dan assist dari pemain pengganti, jumlah terbanyak dibandingkan tim lain dan sama dengan rekor kami sebelumnya di musim 2009/10.
- Mikel Arteta memiliki rata-rata poin per pertandingan tertinggi (2.1) dan rasio kemenangan terbaik (63%) pada derby London di Premier League.
- Di usia 44 tahun, Mikel menjadi manajer kedua termuda yang memimpin tim meraih gelar Premier League, setelah Jose Mourinho.
- Kami mencatat 19 cleansheet, hanya kebobolan xG (28.5) terendah, dan menghadapi total tembakan dan tembakan tepat sasaran paling sedikit di liga.
- Pada Hari Natal, kami memimpin klasemen Premier League untuk kelima kalinya, namun kali ini berhasil mempertahankan gelar hingga akhir musim.
- Kami meraih kemenangan ke-700 di Premier League pada bulan Oktober, menjadi tim kedua setelah Manchester United yang mencapai milestone ini.
- Pada bulan Mei, kami juga mencatat lebih dari 500 cleansheet, kembali hanya Manchester United yang lebih banyak.
- Kami telah memenangkan lebih dari 25 pertandingan dalam tiga dari empat musim terakhir di Premier League.
- Bukayo Saka menjadi pemain kedua termuda yang mencapai 50+ gol dan assist dalam sejarah Premier League.
- Viktor Gyokeres mencetak gol ke-1,000 kami di pertandingan tandang saat melawan Tottenham.
- Kami menyelesaikan double league atas Tottenham untuk pertama kalinya sejak 1988.
- William Saliba menjadi pemain Arsenal pertama yang menang di empat laga tandang pertama di Tottenham.
- Eberechi Eze mencetak lebih dari empat gol dalam derby London utara musim ini, kedua setelah Ted Drake.
- Kami memperpanjang rekor stadion tanpa kalah di kandang menjadi 33 pertandingan saat melawan Fulham.
- Jurrien Timber menjadi pemain kedua Arsenal yang mencatat lebih dari 3 keterlibatan gol sebagai bek.
- Gabriel mencetak gol ke-20 di Premier League, menjadi bek kedua setelah Laurent Koscielny yang melakukannya.
- Kami mencatat cleansheet ke-32 melawan Newcastle, rekor terbanyak melawan satu lawan di Premier League.
Dampak dan Konteks
Kemenangan ini tidak hanya menandai kesuksesan tim, tetapi juga menunjukkan perkembangan signifikan di bawah arah kepelatihan Mikel Arteta. Dengan catatan impresif ini, kami berharap dapat mempertahankan performa ini di musim mendatang dan tetap bersaing di level tertinggi.
(PL/GN)
sumber : www.arsenal.com
Leave a comment