Home Sepakbola Inggris Premier League Apa yang Terjadi pada 10 Pemain yang Tinggalkan Leicester City?
Premier League

Apa yang Terjadi pada 10 Pemain yang Tinggalkan Leicester City?

Share
Share

Pergerakan Pemain Besar Leicester City Pasca Degradasi

Sejumlah nama besar meninggalkan Leicester City pada jendela transfer musim panas lalu setelah tim terdegradasi dari Premier League. Mari kita lihat bagaimana nasib mereka dengan berbagai tingkat keberhasilan.

Pemain yang Meninggalkan Leicester

  • James Justin dan Kasey McAteer pindah ke Leeds United dan Ipswich Town, yang disambut baik oleh banyak pihak setelah kedua pemain tersebut kesulitan menunjukkan performa terbaik saat tim terdegradasi.

Jamie Vardy

Jamie Vardy, pemain terhebat dalam sejarah Leicester, pindah ke Italia pada akhir jendela transfer dan tetap menunjukkan ketajamannya. Ia mencetak tujuh gol dan menyumbang tiga assist untuk Cremonese, meskipun timnya mengalami degradasi ke Serie B.

Vardy akan meninggalkan klub setelah kontraknya habis bulan ini, dan ia telah mengkonfirmasi bahwa ia tidak akan pensiun. Namun, ia tidak akan kembali ke King Power Stadium.

Kasey McAteer

McAteer meninggalkan Leicester dengan biaya sekitar £12 juta untuk bergabung dengan Ipswich, langkah yang mengejutkan banyak pihak. Meski menghadapi tantangan dalam mendapatkan dukungan dari penggemar, ia berhasil membantu Ipswich langsung promosi kembali ke Premier League.

Ketiga gol McAteer tercipta dalam sebulan terakhir musim ini, termasuk gol krusial dalam kemenangan 3-0 melawan Queens Park Rangers pada hari terakhir liga.

James Justin

Justin, yang juga mengalami masa sulit di Leicester, kini menjadi anggota yang diandalkan di skuad Leeds United. Ia tampil dalam 29 laga di Premier League dan terlihat semakin kembali ke performa terbaiknya di Elland Road. Di luar lapangan, ia juga menjalani pernikahan musim panas lalu.

Mads Hermansen

Mads Hermansen
Mads Hermansen akan bermain di Championship bersama West Ham musim depan – Kredit: Getty Images

Hermansen bergabung dengan West Ham United sekitar £20 juta setelah tampil mengesankan di Leicester. Ia memulai musim dengan buruk, kebobolan 11 gol dalam empat pertandingan dan kemudian dicadangkan.

Baca juga:  Tiga pemain flair seperti Rayan Cherki yang bakal bikin EPL bergetar!

Setelah kembali ke jaring utama setelah periode libur, ia tidak bisa menghindari degradasi dan hanya mencatat satu assist saat melawan Newcastle United, sehingga musim depan kembali di Championship.

Wilfred Ndidi

Setelah delapan tahun menjadi gelandang bertahan utama Leicester, Ndidi pindah ke Besiktas di Turki dengan harapan bermain di Eropa. Mereka tersingkir dari Liga Konferensi di babak playoff oleh Lausanne-Sport.

Ndidi tampil 25 kali di liga untuk Besiktas, meskipun beberapa cedera kecil menghambat waktu bermainnya. Musim depan, ia akan kembali ke Liga Europa setelah timnya finish di posisi keempat.

Conor Coady

Di lapangan, Coady mengalami kesulitan di Wrexham dan dicadangkan setelah hanya tampil lima kali. Ia tidak bermain lagi di Championship hingga bergabung dengan Charlton Athletic pada Januari, di mana ia mencatat debutnya dalam kemenangan 2-0 di King Power Stadium.

Sering dimainkan sebagai gelandang bertahan, Coady membantu Charlton bertahan di liga dan bahkan mendapatkan ban kapten. Ia juga melanjutkan pekerjaan sebagai pundit di BBC Sport dan Sky Sports.

Danny Ward

Ward, yang juga pindah ke Wrexham, memiliki nasib lebih baik dibandingkan Coady. Ia memulai empat pertandingan pertama meskipun kebobolan tujuh gol, ia mengalami cedera siku yang membuatnya kehilangan posisi. Namun, ia kembali dan mencatat dua clean sheet ketika Red Dragons gagal lolos ke play-off pada hari terakhir.

Boubakary Soumare

Soumare akhirnya pindah dari King Power Stadium pada bulan Januari ke Al Duhail di Qatar, bergabung dengan gelandang Italia Marco Verratti dan mantan striker AC Milan Krzysztof Piatek. Al Duhail finish di posisi kelima, dan Soumare tampil dalam setiap pertandingan setelah kepindahannya.

Baca juga:  Lampard: Kembalinya Coventry City ke Premier League Semakin Dekat!

Ia mencetak satu gol dalam kekalahan 4-1 di semi-final Amir Cup melawan Al-Sadd.

Brandon Cover

Cover adalah pemain yang sering berlatih dengan tim utama namun jarang mendapatkan kesempatan. Setelah menjalani masa pinjaman yang baik di Port Vale, ia pindah ke Fleetwood dan akhirnya mendapatkan kontrak permanen di Rotherham United. Sayangnya, transfernya tidak berjalan sesuai rencana karena hanya tampil 10 kali seiring dengan relegasinya tim.

Daniel Iversen

Iversen baru saja meninggalkan Leicester setelah enam masa pinjaman dan kini bermain untuk Preston secara permanen. Ia mencatat delapan clean sheet dalam 36 laga liga, mencetak assist dan juga melakukan penyelamatan penting meski sempat melakukan kesalahan dalam pertandingan melawan Patson Daka pada April lalu.

Dengan banyaknya pemain yang berpindah setelah degradasi, Leicester City kini berusaha untuk bangkit kembali di kompetisi yang lebih tinggi. Keberhasilan dan tantangan yang dihadapi pemain-pemain ini menyoroti persaingan yang ketat di dunia sepakbola.

(PL/GN)
sumber : uk.sports.yahoo.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Ilusi Gaya Hidup Premier League dan Hukum Realita: Pernikahan di Baliknya

Ilusi gaya hidup Premier League menggoda, namun di balik gemerlapnya, terdapat hukum...

Saya coba Selimut Terapi Cahaya Merah Bon Charge seperti pemain Liga Premier — Ini 3 alasannya!

Saya mencoba selimut terapi cahaya merah Bon Charge seperti pemain Liga Premier....

Kenalan dengan Issa Diop: Bintang Premier League yang bela Maroko di Piala Dunia!

Issa Diop, bintang Premier League, mengukir namanya di Piala Dunia dengan membela...

Akankah Sandro Tonali meninggalkan Newcastle musim panas ini?

Sandro Tonali menjadi sorotan, apakah ia akan meninggalkan Newcastle musim panas ini?...