Fulham Komplain soal Keputusan VAR atas Gol Wirtz
Manajer Fulham, Marco Silva, mengungkapkan bahwa klubnya telah menghubungi badan pengawas wasit Premier League untuk mengajukan keluhan terkait gol Florian Wirtz yang dianggap kontroversial dan diizinkan berdiri pada pertandingan akhir pekan lalu.
Jalannya Pertandingan
Wirtz sempat dianggap offside setelah menyamakan kedudukan untuk Liverpool di Craven Cottage pada Minggu sore. Pemain asal Jerman itu merasa yakin telah berada dalam posisi offside sehingga tidak merayakan golnya. “Saya yakin itu offside jadi saya tidak merayakan,” ungkapnya.
Silva pun tampak sependapat. Namun, setelah pemeriksaan VAR yang cukup panjang, keputusan menunjukkan bahwa Wirtz dalam posisi onside, yang membuat Silva merasa terkejut dan segera beralih ke kemarahan. Akhirnya, gol telat dari Harrison Reed menyelamatkan Fulham dari kekalahan dengan skor imbang 2-2, meski Silva menilai hasil tersebut sangat tidak adil.
Respon Klub terhadap Keputusan VAR
Menjelang derby London barat kontra Chelsea pada Rabu malam, Silva mengungkapkan bahwa klub telah membuka dialog resmi dengan Professional Game Match Officials Limited (PGMOL), organisasi yang bertanggung jawab atas wasit di liga utama Inggris.
Penjelasan langsung mengenai keputusan kontroversial untuk mengizinkan gol Wirtz ternyata tidak memuaskan Silva. Ia menganggap keputusan tersebut “jelas offside,” tetapi tidak memenuhi ambang batas yang kurang dikenal dalam peraturan Premier League.
Pemahaman tentang Keputusan Offside
Sejak musim 2021-22, PGMOL memperlonggar ketentuan mengenai keputusan offside. Mantan kepala wasit, Mike Riley, menjelaskan bahwa ketentuan yang ketat mengenai posisi offside yang mungkin melibatkan bagian tubuh seperti kaki atau hidung yang sedikit tampak di depan tidak berlaku lagi.
Dalam menentukan keputusan offside, garis-garis pixel yang sama digunakan sebelum “garis-garis siaran yang lebih tebal” diterapkan. Ketika kedua garis ini tumpang tindih, penyerang diberikan keuntungan. Hal ini mengizinkan pemain untuk menyimpang sekitar lima sentimeter di belakang bek terakhir namun tetap dianggap onside.
Silva menegaskan, “Saya tidak punya alat ukur, tetapi menurut saya itu lebih dari lima sentimeter. Melihat momen umpan dalam semua gambar, pemain itu jelas offside.”
Pernyataan Silva dan Respons PGMOL
Kemarahan Silva tidak terbatas pada keputusan VAR saat menghadapi Liverpool. Ia juga menunjukkan kekecewaan terhadap kurangnya tanggapan resmi dari PGMOL. “Klub berusaha menghubungi [PGMOL]; namun sampai sekarang kami belum mendapat umpan balik,” geramnya.
“Kami masih menunggu penjelasan dari Premier League, dari PGMOL, karena ini sangat penting bagi kami. Kami tidak mendapatkan penjelasan yang membantu kami memahami mengapa keputusan tersebut dibuat,” tambahnya.
Silva menekankan bahwa bukan hanya dirinya, tetapi seluruh staf, pemain, dan penggemar merasa serupa, dan mencerminkan bahwa setiap klub Premier League kemungkinan memiliki pandangan yang sama tentang situasi ini.
Keputusan ini menambah skenario yang semakin rumit bagi Fulham di liga, dan menimbulkan pertanyaan lebih lanjut mengenai kejelasan sistem VAR dan keputusan wasit di Premier League.
(PL/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment