Pemain Premier League Dapat Pindah Gratis dari Klub
Pemain-pemain Premier League yang sebelumnya terpinggirkan dalam skema “bomb squad” kini berpotensi untuk meninggalkan klub mereka secara gratis. Ini adalah langkah signifikan yang diambil dalam dunia sepak bola.
Kesepakatan Baru antara FIFA dan FIFPRO
Sebuah kesepakatan baru antara FIFA dan FIFPRO, serikat pemain global, kini memberikan kesempatan bagi pemain yang terasing untuk memaksa keluar dari klub mereka. Kesepakatan ini berpotensi menjadi masalah besar bagi klub-klub Premier League, terutama Chelsea dan Manchester United, yang selama ini menerapkan sistem ini untuk menyingkirkan pemain yang tidak diinginkan.
Pemain-Pemain yang Terpinggirkan
Pemain berkualitas tinggi seperti Jadon Sancho, Marcus Rashford, Alejandro Garnacho, Raheem Sterling, dan Ben Chilwell telah mengalami pengasingan dari skuat utama atau dikeluarkan dari aktivitas tim utama, terutama karena adanya ketegangan dengan manajemen klub.
Perubahan Kebijakan
Dengan kesepakatan baru ini, klub tidak lagi diperbolehkan untuk mengasingkan pemain dengan cara yang memberi tekanan kepada mereka untuk angkat kaki atau memperlemah posisi mereka di klub. Ini juga melarang penggunaan aturan pendaftaran untuk memanfaatkan pemain yang tidak bahagia atau tidak diinginkan.
Apabila klub melanggar standar baru ini, pemain tersebut dapat mengklaim “just sporting cause” dan efektifnya memutuskan kontrak mereka tanpa biaya transfer. Meskipun dalam beberapa kasus kompensasi terkait kontrak yang tersisa mungkin masih berlaku, perubahan utama adalah pemain tidak akan terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan.
Pernyataan Presiden FIFA
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyebut kesepakatan ini sebagai langkah maju untuk sepak bola, menempatkan kesejahteraan pemain di pusat pengambilan keputusan. Ia menambahkan bahwa sepak bola memasuki fase baru di mana keputusan yang memengaruhi pemain akan diambil melalui diskusi bersama, bukan secara sepihak.
Peran FIFPRO dalam Diskusi Global
Kesepakatan ini juga mengembalikan peran formal FIFPRO dalam diskusi global, setelah adanya ketegangan di mana FIFA sempat mempertimbangkan struktur representasi pemain alternatif. FIFPRO telah setuju untuk menghentikan tindakan hukum yang sedang berlangsung setelah kesepakatan ini sepenuhnya final.
Isu Kalender Sepak Bola Global
Salah satu isu yang belum terpecahkan adalah terkait kalender sepak bola global, di mana perwakilan pemain mendesak penerapan periode istirahat wajib selama musim panas untuk mengurangi beban kerja dan kelelahan.
Perkembangan ini tentunya akan memberi dampak besar pada skema transfer dan manajemen tim di Premier League, terutama bagi pemain yang merasa terpinggirkan di klub mereka.
(PL/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment