Transformasi Manchester United di Musim Ini
Perjalanan Manchester United dari awal musim hingga saat ini bisa dibilang sebagai kebangkitan dalam dunia sepak bola.
Langkah Penuh Harapan di Premier League
Setelah bertahun-tahun mengalami masa sulit, Manchester United akhirnya menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Meskipun masa jabatan Ruben Amorim yang diakhiri bukanlah pilihan yang tepat, ia sempat membawa tim ini kembali bersaing di papan atas Premier League.
Michael Carrick kini dihadapkan pada tugas untuk mengembalikan kehormatan tim dan berjuang merebut posisi di Liga Champions, yang tampaknya semakin mungkin.
Peran Krusial Bruno Fernandes
Untuk mencapai tujuan tersebut, Carrick membutuhkan semua pemainnya untuk berkontribusi, terutama kapten tim, Bruno Fernandes. Pemain asal Portugal ini menjadi andalan penting yang selalu siap menghadapi tantangan.
Meskipun sering dikritik karena dianggap kurang menunjukkan kualitas kepemimpinan, Fernandes tidak pernah menghindar dari tanggung jawab. Setelah setiap kekalahan, ia tetap bersedia berbicara di depan media dan mengungkapkan kebenaran.
Terlepas dari perbandingan dengan kapten legendaris seperti Roy Keane, kontribusi Fernandes di lapangan patut diacungi jempol. Musim ini, ia sudah mencetak lima gol dan memberikan 10 assist, menjadikannya sebagai salah satu playmaker terbaik di Premier League.
Statistik Menarik dari Fernandes
Sejak bergabung dengan Manchester United dari Sporting CP pada 2019, Fernandes terus menunjukkan performa yang luar biasa. Berikut adalah statistiknya di Premier League:
- 2019/20: 14 pertandingan, 8 gol, 7 assist
- 2020/21: 37 pertandingan, 18 gol, 12 assist
- 2021/22: 36 pertandingan, 10 gol, 6 assist
- 2022/23: 37 pertandingan, 8 gol, 8 assist
- 2023/24: 35 pertandingan, 10 gol, 8 assist
Lebih lanjut, Fernandes memiliki total 103 gol di semua kompetisi, 10 gol lebih banyak dari pemain terdekatnya, Marcus Rashford. Begitu juga dengan assist, ia memimpin dengan 94 assist, jauh di atas Rashford yang memiliki 39 assist.
Atribut Permainan yang Penting
Meski ia tidak tercatat dengan persentase akurasi passing terbaik di tim, sayangnya, akurasi passingnya hanya 78,8%. Akan tetapi, total 16,513 umpan yang ia jalankan masih menjadi yang terbanyak di tim.
Fernandes juga mengalahkan pemain lain dalam hal kemampuan crossing, dengan 118 crossing yang sukses. Ia juga tercatat memiliki jumlah tekel terbanyak dengan 570, disusul oleh Markas Rashford.
Pentingnya Menjaga Fernandes
Namun, Manchester United kini dihadapkan pada tantangan besar terkait masa depan Fernandes. Terungkap bahwa ia mulai merasa kecewa dengan manajemen klub dan mungkin akan mempertimbangkan untuk menjajal klub lain dalam waktu dekat. Kontraknya masih berlaku hingga 2027, dengan opsi perpanjangan satu tahun. Namun, ia akan berusia 32 tahun di awal musim depan.
Dalam konteks ini, United perlu bertindak cepat jika Fernandes mengindikasikan keinginannya untuk tetap bertahan. Mereka tidak bisa berlama-lama dan harus merespons dengan cepat terhadap keinginannya.
Keberlangsungan karir Fernandes di Manchester United tak hanya penting untuk perkembangan tim, tetapi juga memiliki dampak signifikan terhadap ambisi mereka di kompetisi domestik dan Eropa.
(PL/GN)
sumber : www.flashscore.com
Leave a comment