Bruno Fernandes Alami Peretasan Akun Media Sosial
Peretasan Akun X Bruno Fernandes
Akun X milik Bruno Fernandes mengalami peretasan pada Minggu malam. Manchester United pun mengingatkan para pendukung untuk tidak berinteraksi dengan postingan atau pesan yang tidak dikenal.
Aktivitas Mencurigakan di Media Sosial
Kapten United ini tidak sering menggunakan platform media sosial tersebut, dengan postingan terakhirnya sebelum malam itu pada bulan Oktober, yang merayakan penampilannya yang ke-300 untuk klub.
Namun, sejak pukul 23.00 (WIB), aktivitas di akunnya meningkat pesat dengan sejumlah pesan terkait cryptocurrency yang mengacaukan feed-nya, yang diikuti oleh 4,5 juta pengikut.
Pesan-pesan Kontroversial
Setelah sejumlah postingan yang kini telah dihapus terkait peluncuran cryptocurrency, satu pesan berbunyi: “Inilah mengapa saya perlu dibayar lebih.”
Para peretas beralih membahas kesulitan yang dialami Manchester United, yang baru saja tersingkir dari FA Cup oleh Brighton, dengan pernyataan: “Man Utd sedang dalam masalah saat ini.”
Postingan lain menyebutkan: “Mari kita singkirkan INEOS.”
Pesan selanjutnya juga menyebutkan seorang bintang dewasa, Bonnie Blue, dan tim kriket Inggris, sebelum menyebut YouTuber KSI dan juara dunia dart, Luke Littler.
Pernyataan Resmi Manchester United
Manchester United pun memastikan bahwa akun Fernandes telah diretas melalui unggahan di feed resmi mereka, “Akun X Bruno Fernandes telah diretas. Para penggemar diminta untuk tidak berinteraksi dengan postingan atau pesan langsung tersebut.”
Dari sekian banyak postingan, ada gambar yang menampilkan kekalahan telak 7-0 United dari Liverpool pada tahun 2023.
Kasus Peretasan yang Jamak Terjadi
Ini bukan kali pertama seorang bintang sepak bola terkenal mengalami peretasan akun media sosial. Kylian Mbappe, bintang Real Madrid, juga menjadi sasaran peretas pada tahun 2024, dengan akun yang mengunggah pesan tentang Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Manchester United, dan Tottenham.
Dampak Terhadap Manchester United
Peretasan ini menjadi perhatian karena bisa mempengaruhi reputasi dan komunikasi resmi klub. Manchester United diharapkan bisa segera menangani situasi ini dengan baik agar penggemar tidak terpengaruh oleh informasi yang salah.
(PL/GN)
sumber : www.independent.ie
Leave a comment