Analisis Kesuksesan Arsenal dan Kaitan dengan Politik
Selamat kepada Arsenal yang telah meraih gelar Premier League. Namun, terdapat keprihatinan terkait analisis yang disampaikan Jonathan Freedland yang mungkin terpengaruh oleh afiliasi politiknya. Keir Starmer sudah meraih sukses setelah sekian lama menghadapi tantangan, dengan kemenangan telak pada pemilihan umum 2024.
Kesamaan dalam Meraih Sukses
Freedland mengungkapkan kesamaan dalam cara Arsenal dan Starmer mencapai pencapaian mereka. Keduanya, disebutnya, berhasil melalui pendekatan yang terkesan ‘aman’: Starmer dengan menjauhi ide-ide radikal, sementara Arsenal dengan fokus pada pertahanan dan gol dari set-piece. Keduanya juga mengambil keuntungan dari kelemahan lawan; partai Tory yang berada dalam kekacauan, dan tim seperti Manchester City serta Liverpool yang tampil di bawah performa musim ini. Mikel Arteta dan Starmer memanfaatkan kendala struktural masing-masing, di mana Labour mendapat keuntungan dari sistem suara, sedangkan Arsenal diuntungkan oleh kelonggaran wasit terhadap pelanggaran di area sudut.
Kritik Terhadap Analogi
Sebagai seorang penggemar Liverpool, kesulitan untuk menerima kesuksesan Arsenal tanpa ada yang mengaitkannya dengan pandangan politik. Pemikiran Freedland dalam artikel ini terlihat kurang tepat, bagaikan membandingkan apel dengan pesawat luar angkasa. Mikel Arteta mengelola 25 atlet yang berfokus pada tujuan tertentu, sementara Keir Starmer mengatur 60 juta orang dengan berbagai tuntutan dalam ekonomi yang tidak stabil.
Akun Pertanggungjawaban Demokrasi
Pujian Freedland terhadap ‘kesabaran’ Arsenal dapat disalahartikan dalam konteks tanggung jawab demokrasi. Dewan pemilik swasta bisa saja mengabaikan suara pendukung ketika tim terpuruk, tetapi seorang perdana menteri yang meminta publik untuk bersabar dalam menghadapi situasi sulit ekonomi akan menghadapi konsekuensi di kotak suara.
Pentingnya Dukungan Penggemar
Freedland memang benar dalam mengapresiasi pemilik Arsenal yang memberi waktu dan ruang bagi Arteta untuk membangun skuad yang kompetitif. Namun, dukungan dan kesabaran dari para penggemar juga memegang peranan penting. Dalam periode sulit, mayoritas pendukung tidak menunjukkan ketidakpuasan yang berarti terhadapnya.
Rencana Jangka Panjang
Seorang pembaca lainnya, Sue Horton, mengungkapkan apresiasinya atas artikel Freedland tentang rencana jangka panjang dan kesabaran dalam mencapai kesuksesan. Ia berharap pemerintah Inggris juga dapat memiliki kesempatan serupa, tanpa harus menghadapi perubahan kebijakan yang dipicu oleh sistem pemungutan suara.
(PL/GN)
sumber : www.theguardian.com
Leave a comment