England Menang atas Kroasia dengan Skor 4-2 di Dallas Stadium
Tim nasional sepak bola Inggris meraih kemenangan 4-2 atas Kroasia di Dallas Stadium. Kemenangan ini dipicu oleh perubahan strategi yang diusung oleh Thomas Tuchel saat jeda pertandingan. Setelah turun minum, Inggris tampil lebih tajam, sebagaimana diungkapkan oleh Jude Bellingham yang menilai timnya menciptakan “ritme yang lebih baik” di babak kedua.
Perubahan Strategi Tuchel
Tuchel mengakui bahwa babak pertama terasa “agak rumit bagi kami” dan menambahkan bahwa Inggris “mulai bermain” setelah jeda. Di ruang ganti, ia menekankan kepada para pemain bahwa meskipun kalah, itu tidak akan mengubah pandangannya terhadap 17 hari terakhir, dan ia ingin timnya bermain sesuai keinginan mereka, bukan hanya untuk melindungi hasil.
Pelatih asal Jerman tersebut juga berkomentar bahwa Inggris terlalu fokus pada hasil dan menyatakan bahwa gol kedua Kroasia menunjukkan masalah ketika bermain defensif. Setelah pertandingan, Tuchel menyebut kondisi anak asuhnya “lelah,” tetapi tetap optimis menilai masih ada banyak hal positif dari penampilan mereka.
Bellingham Menjadi Pendorong di Babak Kedua
Bellingham menegaskan bahwa Inggris “benar-benar menunjukkan karakter” mereka setelah jeda. Ia menggambarkan babak pertama sebagai “agak gugup dan berhati-hati,” sebelum timnya menemukan “ritme yang lebih baik” di babak kedua.
Ia juga menanggapi anggapan bahwa terjadi pertengkaran besar di ruang ganti dengan menyatakan bahwa pidato Tuchel tidaklah “drama besar” dan ia tidak berteriak. Sebaliknya, Bellingham merasa timnya sudah mengetahui level performa yang harus dicapai, dan intensitas di babak kedua adalah “tingkat tertinggi.”
Kekhawatiran Cedera Rice dan Rashford
Satu-satunya kekhawatiran setelah comeback Inggris adalah terlihatnya Declan Rice dan Marcus Rashford yang sedikit terpincang di akhir pertandingan. Tuchel berharap keduanya dalam keadaan baik dan menambahkan bahwa biasanya ia tidak akan mengganti Rice, tetapi tidak ingin mengambil risiko.
Kemenangan ini menunjukkan dominasi Inggris di babak kedua, dengan pelatih yang jelas tidak ingin permainan aman menjadi pilihan. Penampilan ini juga memberi Tuchel pemahaman yang lebih baik tentang tim setelah 17 hari terakhir, sementara perhatian kini beralih pada kondisi Rice dan Rashford setelah peluit akhir.
(PL/GN)
sumber : www.el-balad.com
Leave a comment