Pengujian Aturan Offside “Daylight” di Canadian Premier League
Canadian Premier League (CPL) akan menjadi yang pertama menguji aturan offside “daylight” yang diajukan oleh Arsene Wenger. Usulan ini dipresentasikan pada pertemuan tahunan International Football Association Board (Ifab) yang berlangsung pada hari Selasa.
Rencana dan Pelaksanaan Uji Coba
Aturan ini akan dibahas lebih lanjut dalam rapat umum tahunan yang akan berlangsung di Cardiff pada 28 Februari. Jika mendapatkan persetujuan, uji coba aturan ini akan dimulai bersamaan dengan kick off CPL pada bulan April mendatang.
Konsep Offside “Daylight”
Wenger, yang menjabat sebagai kepala pengembangan sepak bola global FIFA sejak 2019, mengusulkan bahwa terdapat jarak kosong penuh antara penyerang dan pemain lawan kedua terakhir, yang umumnya merupakan bek terakhir, mengingat posisi kiper yang biasanya berada di belakang.
Tanggapan dan Kritikan
Beberapa kritikus berpendapat bahwa aturan offside “daylight” akan memberikan keuntungan yang berlebihan kepada tim penyerang. Wenger mengatakan, “Kita harus mencoba solusi radikal ini terlebih dahulu dan lihat apakah kita perlu kembali dari keputusan tersebut,” usai pertemuan di London.
Sejarah dan Uji Coba Terbatas
Usulan ini pertama kali muncul enam tahun yang lalu, tetapi sejauh ini hanya ada beberapa uji coba terbatas di sepak bola remaja.
Dampak Potensial dan Partisipasi Liga Lain
Jika uji coba di Kanada berhasil, hasilnya akan disampaikan kepada Ifab pada akhir tahun ini. Jika sukses, ada kemungkinan perubahan aturan ini akan diterapkan secara global pada musim Eropa 2027-2028. Jikaab juga berencana mengundang liga lain untuk ikut serta dalam uji coba ini. Mereka kemungkinan ingin melakukan banyak pengujian untuk menunjukkan bahwa perubahan ini kokoh, terutama mengingat CPL tidak memiliki video assistant referees (VAR).
Perkembangan Terbaru Mengenai Uji Coba
Sebelum pertemuan Ifab, terdapat ekspektasi bahwa uji coba offside “daylight” akan dibatalkan demi menerapkan aturan “torso” offside, yang mengabaikan tangan dan kaki saat membuat penilaian. Namun, penolakan terhadap ide ini membuat uji coba “torso” tidak mungkin dilakukan.
Dampak dari aturan ini dapat mengubah cara permainan dan strategi tim di lapangan, menciptakan peluang baru bagi penyerang dan mempengaruhi cara bek bertahan.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment