Pengumuman Franchise Pertama Liga T20 Eropa (ETPL)
Pada hari Rabu, tiga franchise pertama Liga T20 Eropa (ETPL) resmi diumumkan, dengan Amsterdam, Edinburgh, dan Belfast bergabung sebagai tim yang akan berpartisipasi dalam kompetisi yang dimulai pada akhir musim panas tahun ini.
Franchise dan Pemilik
Liga ini telah disetujui oleh International Cricket Council (ICC), dan pemilik tim juga diumumkan dalam konferensi pers di Sydney yang dilangsungkan di latar belakang ikonik Sydney Opera House dan Harbour Bridge.
- Amsterdam: Dimiliki oleh kelompok yang dipimpin oleh legenda kriket Australia, Steve Waugh, yang merupakan mantan kapten Australia dan pemimpin tim pemenang Piala Dunia. Ia didampingi oleh Jamie Dwyer, mantan bintang hoki Australia, serta Tim Thomas, mantan CEO Pusat Hubungan Australia-India.
- Edinburgh: Memiliki pemilik dari mantan pemain internasional Selandia Baru, Nathan McCullum dan Kyle Mills, yang merupakan pelatih kriket dan mantan pemusnah cepat Selandia Baru.
- Belfast: Dijadwalkan dimiliki oleh pemain serba bisa Australia, Glenn Maxwell, bersama Rohan Lund dan mitra strategis yang akan diumumkan kemudian.
Pernyataan Pemilik Franchise
Steve Waugh, co-owner dari franchise Amsterdam, menyatakan,
“Saya selalu memilih tempat untuk menginvestasikan waktu dan energi saya dalam kriket. Peluang ini sangat menarik karena didorong oleh aspirasi dan pemikiran jangka panjang.”
Glenn Maxwell, yang akan memimpin franchise Belfast, berbagi harapannya,
“Saya senang terlibat dengan Irish Wolves, di mana kami akan membangun budaya bermain tanpa rasa takut.”
Kyle Mills, co-owner franchise Edinburgh juga menyatakan,
“ETPL memiliki semua komponen untuk menjadi kekuatan serius dalam kriket global.”
Tujuan dan Visi ETPL
ETPL dimiliki dan dioperasikan melalui usaha patungan antara Rules Global dan Cricket Ireland. Liga ini didirikan oleh Abhishek Bachchan, Saurav Banerjee, Priyanka Kaul, dan Dhiraj Malhotra, dengan dukungan formal dari Cricket Scotland dan Royal Dutch Cricket Association (KNCB).
Abhishek Bachchan, salah satu pendiri ETPL, menambahkan,
“Franchise yang bermakna dibangun dengan niat, integritas, dan visi; ketiga tim ini mencerminkan hal tersebut.”
Saurav Banerjee, Co-Founder ETPL, mengungkapkan bahwa ETPL didesain untuk memanfaatkan potensi kriket Eropa yang kurang dimanfaatkan:
“ETPL adalah liga T20 ICC pertama di Eropa yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan komersial yang berkelanjutan.”
Dampak ETPL terhadap Kriket Eropa
Dengan momentum yang terus berkembang di kriket Eropa, termasuk kualifikasi Italia untuk Piala Dunia T20 ICC 2026, liga ini siap memainkan peran penting dalam membentuk dekade berikutnya dari olahraga ini.
Brian MacNeice, Ketua ETPL dan direktur non-eksekutif di Dewan Cricket Ireland, menekankan pentingnya peluncuran liga ini untuk kriket Eropa:
“Ini adalah langkah maju yang krusial dalam pengembangan kriket Irlandia.”
Lucas Hendriske, CEO sementara KNCB menambahkan:
“Peluncuran ETPL adalah momen penting bagi kriket di Eropa yang akan mempercepat pertumbuhan olahraga ini di seluruh kawasan.”
ETPL menjanjikan untuk menghadirkan talenta baru ke panggung global, bersaing dengan nama-nama besar kriket internasional. Musim perdana diharapkan dimulai pada minggu terakhir bulan Agustus tahun ini, menggabungkan pengalaman internasional kelas dunia dengan talenta Eropa yang sedang berkembang dalam struktur liga yang inovatif.
(PL/GN)
sumber : thenewsmill.com
Leave a comment