Manchester United Tidak Akan Tingkatkan Tawaran untuk Elliot Anderson
Manchester United tidak akan mengajukan tawaran setinggi yang diinginkan Nottingham Forest untuk Elliot Anderson. Tim ini tampaknya telah belajar bahwa terlibat dalam perang tawar-menawar dengan Manchester City hanya akan membawa mereka pada hasil yang tidak memuaskan, seperti yang terjadi pada kasus Cristiano Ronaldo, Alexis Sanchez, atau Fred.
Rekor Transfer Terlama yang Belum Terpecahkan
Ini mengundang pertanyaan kapan Manchester United akan memecahkan rekor transfer mereka yang sudah bertahan lama. Rekor tersebut mencatat biaya sebesar £93,2 juta yang dibayarkan untuk Paul Pogba pada Agustus 2016, menjadi rekor tertinggi dalam sejarah klub hingga saat ini.
Tidak ada tim di Premier League saat ini yang mampu menandingi angka tersebut. Everton mendekati dengan signing Gylfi Sigurdsson seharga £40 juta pada Agustus 2017, tetapi masih jauh dari rekor United.
Untuk menemukan klub dengan rekor transfer lebih tua dari United, kita harus melihat ke Championship, di mana klub-klub yang dulunya bermain di Premier League masih memiliki rekor transfer yang lebih lama.
Kasus Transfer Mengagumkan
Stoke – Giannelli Imbula
Enam bulan sebelum United menandatangani Pogba kembali, Giannelli Imbula menjadi pemain Prancis lain dengan reputasi yang menjanjikan yang pindah ke Premier League. Saat itu, ketua Stoke, Peter Coates, menyatakan harapan mereka bahwa sang pemain akan mampu meningkatkan nilai jualnya di masa depan. Namun, Imbula tidak sukses seperti yang diharapkan, dan kontraknya dibatalkan setelah empat tahun.
QPR – Christopher Samba
Harry Redknapp menganggap Christopher Samba sebagai “monster” yang dibutuhkan QPR untuk bertahan di Premier League. Namun, setelah mengeluarkan £12,5 juta untuk sang pemain, QPR mengalami relegasi setelah hanya meraih dua kemenangan dalam 10 pertandingan liga, sedangkan Anzhi Makhachkala memberikan kembali uang mereka lima bulan setelah transfer tersebut.
Portsmouth – Peter Crouch
Di bawah manajer Harry Redknapp, Portsmouth menjadikan Peter Crouch sebagai rekor transfer mereka seharga £11 juta. Crouch sendiri merasa ragu apakah klub tersebut dapat mempertahankan tim yang kompetitif. Belum lama setelah dia pergi, Portsmouth menjadi klub pertama di Premier League yang masuk ke dalam administrasi.
Blackburn – Andy Cole
Andy Cole menjadi pemain termahal bagi Blackburn setelah sebelumnya menjadi transfer termahal di tiga klub berbeda. Meskipun mencetak 13 gol dalam 20 pertandingan pada paruh pertama musim, dia gagal masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia 2002, menjadikannya salah satu pemain terbaik yang tidak pernah tampil di turnamen besar.
Charlton – Jason Euell
Jason Euell menjadi pencetak gol teratas sepanjang masa di Premier League untuk Charlton setelah mereka membayar £4,75 juta ke Wimbledon. Capaian ini membuatnya dikenang sebagai salah satu talenta yang berhasil meski awalnya bernasib kurang beruntung.
Bolton – Johan Elmander
Bolton mengeluarkan £10 juta untuk Johan Elmander, yang berhasil membuktikan nilainya dengan mencetak gol-gol krusial, termasuk salah satu gol terbaik dalam sejarah Premier League.
Dengan banyaknya transfer yang penuh kesalahan maupun kesuksesan dalam sejarah klub-klub Premier League, kebijakan Manchester United untuk tidak terjebak dalam tawar-menawar yang tinggi dapat menjadi pertanda baik saat mereka mencari untuk memperkuat skuad mereka tanpa merusak keuangan klub.
(PL/GN)
sumber : www.football365.com
Leave a comment