Analisis Pertandingan: Crystal Palace vs Manchester City
Jadwal Pertandingan
Kami akan menyambut tim asal London Selatan, Crystal Palace, di Etihad Stadium pada hari Rabu, 13 Mei, pukul 02:00 WIB.
Setelah meraih kemenangan atas Brentford di akhir pekan lalu, City berusaha memperpanjang rekor tanpa kekalahan di semua kompetisi menjadi sembilan pertandingan.
Form Terkini
Crystal Palace saat ini berada di peringkat ke-14 Premier League dengan 44 poin dari 35 pertandingan. Musim ini berlangsung campur aduk bagi tim, meskipun mereka baru saja meraih kesuksesan bersejarah dengan menjuarai FA Cup dan Community Shield tahun lalu. Namun, mereka baru saja mencapai final UEFA Conference League, yang memberikan motivasi tambahan.
Di Premier League, Palace tidak meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir. Meskipun demikian, hanya dua tim—Arsenal dan City—yang meraih lebih banyak kemenangan tandang dibanding tujuh yang sudah dicetak Palace musim ini.
Formasi yang Diharapkan
Palace umumnya menerapkan skema 3-4-3, dengan formasi yang cukup konsisten sepanjang musim. Kiper Dean Henderson menjadi pilar yang tak tergantikan, sementara Maxence Lacroix, Chris Richards, dan Jaydee Canvot menjabat sebagai tiga bek tengah utama. Daniel Munoz dan Tyrick Mitchell adalah gelandang sayap yang memberikan lebar permainan, sedangkan di lini tengah terdapat kombinasi dari Adam Wharton, Will Hughes, Jefferson Lerma, dan Daichi Kamada. Di peran penyerang, Yeremy Pino, Brennan Johnson, dan Ismaila Sarr bersaing untuk mengisi tiga posisi di belakang Jean-Phillippe Mateta atau Jorgen Strand Larsen.
Pelatih
Oliver Glasner telah mengumumkan bahwa dia akan meninggalkan Crystal Palace di akhir musim. Masa jabatannya digambarkan sebagai sejarah yang penuh prestasi, dengan membawa tim meraih sukses di FA Cup dan Community Shield, serta kini berpeluang untuk meraih trofi lain di UEFA Conference League. Sejak mengambil alih Palace, Glasner telah memenangkan 31 dari 86 pertandingan liga yang dijalani.
Catatan Pertandingan Sebelumnya
Dalam delapan pertemuan terakhir di Premier League, City belum pernah kalah dari Palace, dengan catatan lima kemenangan dan tiga kali imbang. Secara keseluruhan, dari 31 pertemuan di Premier League, City telah memenangkan 19 pertandingan, sedangkan Palace hanya empat kali menang. Pada pertemuan awal musim ini, City mencatatkan kemenangan 3-0 di Selhurst Park dengan dua gol dari Erling Haaland dan satu gol dari Phil Foden.
Strategi Penyerangan
Dengan total 38 gol, Palace hanya mencetak lebih sedikit gol dibanding tiga tim lainnya. Meskipun memiliki expected goals (xG) mencapai 54, mereka menjadi salah satu tim terburuk dalam mengonversi peluang. Tidak satu pun gol yang mereka cetak berasal dari serangan balik, dan hanya Wolves yang mencetak lebih sedikit gol di babak kedua. Namun, mereka lebih baik dalam situasi set-piece dengan mencetak 18 gol dari bola mati. Jean-Phillippe Mateta adalah top skorer tim dengan 11 gol, diikuti Ismaila Sarr yang memiliki delapan gol.
Strategi Pertahanan
Mengingat kesulitan mereka dalam menyerang, tidak mengejutkan bahwa pertahanan Palace menjadi salah satu yang terbaik di liga. Mereka hanya kebobolan 44 gol, menjadikannya sebagai barisan pertahanan keempat terkuat di Premier League musim ini. Meski begitu, mereka rentan terhadap serangan set-piece dengan kebobolan 21 gol dari situasi tersebut. Dean Henderson tampil konsisten di bawah mistar, mencatatkan keberhasilan menyelamatkan 69,2% tembakan yang mengarah ke gawangnya.
Kesimpulan
Dengan semua faktor tersebut, pertandingan melawan Crystal Palace akan menjadi tantangan penting bagi Manchester City dalam upaya meraih trofi Premier League ke-7 dalam sembilan tahun terakhir. Kemenangan sangat krusial untuk menjaga peluang sebagai juara, dengan hanya menyisakan dua minggu sebelum akhir musim.
(PL/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment