Penyampaian Howard Webb Mengenai Keputusan atas Insiden Pablo dan Raya
PGMO bersama Premier League kini membuka dialog antara wasit dan Video Assistant Referee (VAR) mengenai insiden-insiden kunci pada musim ini. Dalam episode terbaru dari “Match Officials Mic’d Up” musim 2025/26, Howard Webb, COO PGMO, memberikan penjelasan tentang keputusan-keputusan terkini.
Webb berkolaborasi dengan mantan striker Premier League, Michael Owen, untuk membagikan percakapan antara perangkat pertandingan. Hal ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada penggemar tentang bagaimana keputusan diambil. Penting untuk dicatat bahwa wasit di lapangan tidak mendengar semua percakapan yang terjadi di ruang VAR di Stockley Park.
Pembahasan Insiden Gol West Ham
Dalam episode 8 “Match Officials Mic’d Up”, Webb dan Owen membahas undang-undang mengenai pelanggaran dan perilaku buruk. Mereka juga menjelaskan alasan di balik dibatalkannya gol West Ham United melawan Arsenal, yang disebabkan oleh pelanggaran yang dilakukan Pablo terhadap kiper Arsenal, David Raya, pada momen menjelang gol.
Webb dan Owen memberikan penjelasan yang dapat disaksikan oleh pemirsa di Inggris melalui Sky Sports, TNT Sports, dan Sky Sports News.
Alasan Dibatalkannya Gol
Webb menjelaskan mengapa gol West Ham dibatalkan karena pelanggaran terhadap Raya:
Howard Webb: “Apakah ini pelanggaran terhadap kiper? Sangat jelas, ya. Kami telah menyampaikan hal ini sepanjang musim, termasuk briefing di pramusim kepada para pemain, bahwa jika seorang kiper terganggu oleh lawan yang menangkap atau memegang lengannya sehingga tidak dapat menjalankan tugasnya, pelanggaran tersebut akan dikenakan. Kami berbicara bukan hanya tentang kontak dengan kiper, tetapi jenis kontak tertentu yang mengganggu lengan atau tangan kiper, sehingga mereka tidak dapat melakukan tugasnya.
Ketika Anda melihat dari sudut pandang terbaik, akan terlihat apa yang dilakukan Pablo. Dalam video, jelas dan terlihat bahwa itu terjadi lebih awal.
Meskipun tidak jelas bagi wasit saat itu, karena banyak pemain berada di area penalti, dan sulit melihat, ketika VAR melihat ini, mereka perlu terlibat.
Namun, yang juga kami dengar adalah VAR memeriksa segala sesuatu untuk memastikan ini adalah satu-satunya pelanggaran jelas yang perlu campur tangan.
Raya tidak dapat melakukan apa yang biasanya dia lakukan dalam situasi itu, yaitu menangkap atau menendang bola, sehingga mereka mengambil keputusan yang tepat.”
Kata Penutup
Dengan keputusan ini, PGMO dan Premier League menunjukkan komitmen mereka untuk menjaga integritas permainan dan memastikan keadilan di lapangan. Insiden ini membawa pelajaran penting bagi semua pemain agar lebih memahami aturan, terutama saat bersinggungan dengan peran kiper.
(PL/GN)
sumber : www.premierleague.com
Leave a comment