Tottenham Hotspur Masih Berjuang untuk Terhindar dari Degradasi di Musim Terakhir Liga Premier
Menjelang pertandingan terakhir musim 2025/26 Liga Premier, Tottenham Hotspur menghadapi kemungkinan terdegradasi ke divisi kedua Inggris untuk pertama kalinya dalam 49 tahun. Hal ini tentu mengejutkan bagi para penggemar dan pengamat sepak bola.
Spurs Butuh Poin untuk Bertahan
Musim ini terasa sangat buruk bagi Tottenham, ditambah dengan daftar cedera yang panjang, yang menghambat mereka dalam meraih sukses di kompetisi domestik. Meski berhasil meraih gelar di Liga Europa musim sebelumnya, Spurs hanya lolos dari ancaman degradasi dengan selisih satu poin, meskipun memiliki jarak 13 poin dari Leicester City yang berada di zona relegasi.
Namun, kelemahan dalam membangun tim setelah kesuksesan Eropa membuat situasi semakin sulit di bawah manajer Thomas Frank, yang belum pernah menangani klub besar sebelum ini.
Kini, Spurs masih memerlukan setidaknya satu poin saat menjamu Everton untuk memastikan kelangsungan bermain di Liga Premier musim depan.
Peningkatan di Bawah De Zerbi
Setelah masa kepemimpinan Igor Tudor yang kurang berhasil, pelatih baru Roberto De Zerbi membawa angin segar. Meskipun kalah di pertandingan pertamanya melawan Sunderland dan di Chelsea, Tottenham berhasil membukukan kemenangan melawan Aston Villa dan Wolves, serta imbang dengan Leeds United dan Brighton.
Di sisi lain, West Ham yang terancam relegasi, harus berjuang melawan Leeds untuk menghindari posisi juru kunci. Tottenham sendiri memiliki keuntungan, mengingat West Ham telah kalah di tiga pertandingan terakhir mereka.
Kondisi Everton yang Mengkhawatirkan
Everton, lawan Spurs, juga dalam performa buruk, tanpa kemenangan dalam enam pertandingan terakhir mereka. Pelatih David Moyes belum pernah menghadapi situasi di mana dia tidak meraih kemenangan dalam tujuh laga Premier League sejak 2023.
Bahkan jika Everton sempat memimpin dalam tiga pertandingan terakhir mereka, hasil akhir tetap mengecewakan, dan mereka belum pernah berhasil menang dalam laga tandang di N17 dalam 16 pertandingan terakhir.
Statistik Pertandingan
Secara historis, Everton sulit menang di London dalam pertandingan terakhir, hanya meraih satu kemenangan dalam sembilan kunjungan terakhir mereka. Ini menambah rasa optimis bagi Tottenham jelang laga nanti.
Namun, perlu diingat bahwa Spurs belum menang di kandang dalam sepuluh laga terakhir di Premier League, membuat jatah mereka tidak nyaman menjelang akhir musim ini.
Pemain Kunci dan Absen
Tottenham berharap Richarlison, yang telah menyumbang 15 gol dan assist musim ini, tampil maksimal melawan mantan klubnya. Sementara itu, James Maddison kembali ke tim dan diharapkan memberi dampak positif dalam permainan.
Namun, Spurs harus bermain tanpa beberapa pemain kunci karena cedera, termasuk Xavi Simons, Wilson Odobert, Mo Kudus, Dejan Kulusevski, Ben Davies, dan Cristian Romero. Romero juga memilih untuk tidak hadir demi menonton pertandingan Belgrano di Argentina.
Jadwal Pertandingan
Tottenham Hotspur akan menghadapi Everton pada hari Minggu, 28 Mei 2026, pukul 23:30 WIB. Pertandingan ini dapat disaksikan secara langsung melalui platform streaming berbayar resmi.
Dengan situasi yang ada, pertandingan ini diperkirakan akan sangat krusial baik untuk Tottenham maupun Everton, yang masing-masing sedang berjuang untuk mempertahankan posisi mereka di Liga Premier dan menghindari degradasi.
Dampak dari hasil laga ini akan sangat signifikan bagi Tottenham Hotspur. Jika mereka berhasil bertahan di Liga Premier, ini akan menjadi langkah positif untuk membangun kembali tim di musim depan.
(PL/GN)
sumber : www.flashscore.com
Leave a comment