Home Sepakbola Inggris Premier League Pertarungan Degradasi Liga Premier: Apakah Spurs Kini Memiliki Momentum Terbaik?
Premier League

Pertarungan Degradasi Liga Premier: Apakah Spurs Kini Memiliki Momentum Terbaik?

Share
Pertarungan Degradasi Liga Premier: Apakah Spurs Kini Memiliki Momentum Terbaik?
Share

Penghuni Zona Degradasi: Perkembangan Pertarungan Premier League

Selamat datang kembali di pelacak pertarungan degradasi dari The Athletic, di mana tim penulis kami menganalisis tren kunci dalam perjuangan untuk bertahan di Premier League.

Kemenangan tambahan dari Leeds United dan Nottingham Forest semakin menjauhkan mereka dari zona degradasi. Kini, tampaknya akan ada pertarungan langsung antara Tottenham Hotspur dan West Ham United untuk menghindari jatuh ke divisi bawah.

Dengan tiga laga tersisa untuk masing-masing tim, sepertinya drama ini akan berlangsung hingga hari terakhir musim.

Berkat analisis dari superkomputer Opta, mari kita tinjau perkembangan terkini menjelang empat pertandingan terakhir.

Apa yang Berubah Sejak Pekan Lalu?

Leeds dan Nottingham Forest kini menjadi dua tim dengan performa terbaik di Premier League. Hanya ada empat tim yang belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir, yaitu Manchester City, Bournemouth, Leeds, dan Forest, dengan ancaman degradasi yang semakin meredup.

Kemenangan Leeds 3-1 atas Burnley berjalan sesuai ekspektasi, sementara hasil 3-1 Nottingham Forest di kandang Chelsea menjadi salah satu hasil terbaik di pekan ke-35.

Dalam laga tersebut, Forest mengawali dengan baik, mencetak tiga gol sebelum memasuki jam permainan berkat penampilan tajam dari Taiwo Awoniyi dan Igor Jesus. Namun, ada catatan memprihatinkan ketika bintang mereka, Morgan Gibbs-White, mengalami cedera wajah setelah bertabrakan dengan kiper Chelsea, Robert Sanchez. Mengingat kontribusinya yang signifikan di lapangan, semoga ia bisa kembali dalam beberapa pekan ke depan.

Siapa yang Lebih Kuat?

Melihat dari sejarah, Leeds seharusnya percaya diri bahwa mereka sudah berada dalam posisi aman. Tidak ada tim yang pernah terdegradasi dari Premier League dengan 43 poin dalam satu musim 38 pertandingan. Ini memberi Daniel Farke sedikit ruang untuk bergerak dalam tiga pertandingan terakhir.

Baca juga:  Arsenal vs Liverpool: Stat Penting dan Poin Pembicaraan Menarik!

Situasi serupa juga berlaku untuk Forest yang mengoleksi 42 poin. Momentum mereka datang di waktu yang tepat, dengan tujuh pertandingan tanpa kalah di bawah Vitor Pereira. Dua gol dari Awoniyi pada laga terakhir menjadi penambah kepercayaan diri, sementara serangan dari Igor Jesus, Chris Wood, dan Gibbs-White memberikan dampak positif.

Siapa yang Memiliki Jadwal Lebih Sulit?

Leeds seharusnya merasa lebih percaya diri dengan sisa pertandingan yang cukup menguntungkan. Berdasarkan Peringkat Daya Opta, Leeds memiliki jadwal teringan di antara tim-tim yang berjuang menghindari degradasi.

Sementara itu, Forest juga berpeluang aman, namun mereka perlu memanfaatkan poin yang sudah dikumpulkan, karena masih ada beberapa laga berat melawan Newcastle, Manchester United, dan Bournemouth.

Momentum bisa menjadi gambaran yang sulit diprediksi selama tim berjuang di bagian bawah tabel. West Ham tampaknya telah kembali menemukan ritme permainan mereka, namun kekalahan dari Brentford di pekan lalu datang pada waktu yang kurang tepat sebelum menghadapi Arsenal yang tengah mengejar gelar.

Apa Kata Superkomputer?

Komputer super Opta menunjukkan perubahan signifikan minggu ini. Prediksi untuk Leeds dan Forest tetap kuat, dengan kemenangan akhir pekan lalu menunjukkan bahwa keduanya perlu mengalami situasi ekstrem untuk kembali terjebak dalam masalah degradasi.

Setelah menang atas Villa, peluang Spurs untuk terdegradasi menurun, dari 58 persen menjadi 19 persen. Di sisi lain, kekalahan West Ham melawan Brentford memperburuk peluang mereka, dari 38 persen menjadi 80 persen dalam seminggu.

Tim asuhan Nuno sebelumnya memiliki takdir di tangan mereka, tetapi kini mereka perlu berharap hasil dari tim lain berpihak agar bisa bertahan di kompetisi ini.

(PL/GN)
sumber : www.nytimes.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Marsh cetak century, Lucknow akhiri puasa kemenangan di IPL!

Marsh mencetak century gemilang, membawa Lucknow mengakhiri puasa kemenangan di IPL dengan...

Sunderland vs Man Utd 2012: Ketika Black Cats Tertawa saat Gelar Hilang!

Dalam pertandingan dramatis tahun 2012, Sunderland mengejutkan Man Utd, meraih kemenangan yang...

De Zerbi tak sabar ingin permanenkan bintang Tottenham yang ‘handal’!

De Zerbi sangat antusias untuk mempermanenkan bintang Tottenham yang dianggapnya handal, berharap...

LSG vs RCB: Siapa yang Menang di IPL 2026? Cek Hasilnya!

Dalam duel sengit IPL 2026 antara LSG dan RCB, kedua tim menunjukkan...