Premier League Usulkan Penggantian Sementara untuk Cedera Konyusi
Dalam upaya untuk meningkatkan manajemen cedera konyusi, Premier League mendukung penerapan penggantian sementara. Langkah ini diharapkan dapat memberikan waktu yang cukup bagi tim medis untuk melakukan evaluasi terhadap pemain yang mengalami cedera.
Diskusi dengan Ifab
Premier League sedang bersiap untuk melakukan pertemuan dengan Ifab guna membahas isu ini. Mereka juga akan membagikan data serta pengetahuan yang relevan kepada dewan internasional dan FIFA.
Harapan di Pertemuan Ifab
Diharapkan bahwa Ifab akan membahas usulan ini dalam rapat umum tahunan yang akan dilaksanakan di Cardiff pada 28 Februari, dengan kemungkinan rencana percobaan mendapatkan persetujuan akhir.
Permintaan Dukung dari FIFPro dan PFA
Meskipun Ifab mengklaim bahwa penggantian permanen adalah metode paling aman, banyak liga dan serikat tidak sepakat. FIFPro dan PFA sudah menyatakan penolakan mereka terhadap percobaan Ifab sejak dimulai pada 2021. Pada tahun 2022, PFA menegaskan bahwa dengan adanya penggantian sementara, staf medis dapat melakukan pemeriksaan lebih mendetail terhadap pemain yang mungkin cedera, tanpa tekanan waktu di lapangan.
Penolakan Usulan Bersama
Pada AGM Ifab Maret 2023, sebuah aplikasi bersama dari beberapa liga untuk penggantian sementara ditolak. Premier League mengungkapkan kekecewaannya, mengklaim bahwa “semua bukti ilmiah yang ada diabaikan.
Tegaskan Kembali Posisi FIFPro
Setelah penolakan tersebut, FIFPro mengulangi permintaannya untuk percobaan penggantian sementara, mengacu pada penelitian dari British Journal of Sports Medicine yang menunjukkan bahwa evaluasi konyusi seharusnya memerlukan waktu 10-15 menit.
Data Cedera Konyusi di Liga
Surat Premier League kepada Ifab menyertakan penelitian terkini yang menunjukkan bahwa antara 27% hingga 53% pemain yang terdiagnosis konyusi tidak langsung digantikan.
Perbandingan dengan Olahraga Lain
Dari pengalaman di olahraga lain, penggunaan penggantian sementara telah mengurangi jumlah pemain yang kembali bermain setelah didiagnosis konyusi. Di rugby union, angka ini turun dari 58% menjadi 8%, sedangkan di NFL, kurang dari 2% pemain yang kembali ke lapangan setelah mengalami cedera tersebut.
Pernyataan Premier League kepada Ifab
Premier League akan menyampaikan kepada Ifab bahwa tidak ada alasan logis untuk mengabaikan uji coba penggantian sementara. Jika ditolak, mereka mengharapkan penjelasan mendetail diberikan.
Kerangka Regulasi untuk Penggantian
Suatu kerangka regulasi telah dikembangkan untuk memastikan penggantian tidak disalahgunakan oleh tim demi keuntungan kompetitif. Tim lawan akan diberikan kesempatan tambahan untuk melakukan penggantian, dan semua insiden akan direview oleh kelompok pengawas untuk menentukan keabsahannya.
Pernyataan Gianni Infantino
Pada sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan bahwa keputusan untuk menolak percobaan penggantian sementara diambil demi memprioritaskan kesehatan pemain dan memastikan “risiko nol” dalam situasi seperti ini.
Dampak Terhadap Kompetisi
Apabila penggantian sementara diizinkan, hal ini diharapkan dapat membawa perubahan positif untuk keselamatan pemain dan memberikan keadilan lebih dalam kompetisi. Ini akan menciptakan lingkungan yang lebih aman, baik bagi pemain maupun tim secara keseluruhan.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment