Aston Villa Bidik Ruben Loftus-Cheek dari AC Milan
Dengan hanya tersisa lebih dari seminggu sebelum jendela transfer Eropa ditutup, beberapa klub, termasuk Aston Villa, sedang berupaya untuk menyelesaikan perekrutan pemain baru. Aston Villa berencana memperkuat skuad mereka untuk fase akhir kompetisi Premier League dan dilaporkan menargetkan salah satu rekan setim Christian Pulisic di AC Milan.
Kebutuhan Akan Gelandang Baru
Aston Villa telah menanyakan kondisi keluar Ruben Loftus-Cheek, ungkap reporter Fabrizio Romano di akun X miliknya, merujuk pada informasi dari John Percy. Minat klub asal Inggris itu muncul setelah cedera serius yang dialami Boubacar Kamara.
Kamara mengalami cedera lutut yang serius dan diperkirakan akan absen sepanjang sisa musim 2025–26. Dengan kehilangan gelandang asal Prancis tersebut, Aston Villa kini mencari pemain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan.
Performa Loftus-Cheek di AC Milan
Ruben Loftus-Cheek sudah tampil sebanyak 23 kali musim ini untuk AC Milan, dengan mencetak satu gol dan satu assist. Namun, ia tidak selalu menjadi prioritas bagi pelatih Massimiliano Allegri, yang menempatkannya di starting lineup pada kurang dari setengah pertandingan (12 dari 25) di Serie A, Coppa Italia, dan Italian Super Cup.
Keberagaman pilihan di lini tengah yang dimiliki Allegri telah memengaruhi peluang Loftus-Cheek untuk mendapatkan tempat reguler. Dengan kehadiran Luka Modric dan Adrien Rabiot, persaingan di lini tengah Milan sangat ketat. Seringkali, Loftus-Cheek juga dimainkan dalam posisi yang lebih menyerang, terutama saat Christian Pulisic atau Rafael Leao tidak tersedia.
Rencana AC Milan untuk Loftus-Cheek
Sejak bergabung dengan Serie A pada musim panas 2023, karier Loftus-Cheek di AC Milan mengalami pasang surut. Setelah menjalani musim pertama yang cukup baik dengan 40 penampilan, keterlibatannya menurun pada tahun lalu. Di bawah Allegri, Loftus-Cheek juga kesulitan untuk mendapatkan tempat di starting lineup, meskipun ia tetap menjadi opsi yang menjanjikan bagi tim.
Dengan kontraknya di AC Milan yang berlaku hingga 30 Juni 2027, spekulasi mengenai masa depannya pun semakin marak. Selain rumor kembalinya ke Premier League, ada juga kemungkinan perpanjangan kontrak di Italia. Milan juga telah memulai pembicaraan mengenai kontrak baru beberapa hari yang lalu, tetapi belum ada keputusan yang diambil, tambah Fabrizio Romano.
Peluang Loftus-Cheek di Piala Dunia 2026
Kejuaraan Piala Dunia FIFA 2026 tentunya akan memengaruhi keputusan Loftus-Cheek mengenai langkah selanjutnya dalam kariernya. Setelah hampir enam tahun absen dari tim nasional Inggris, ia kembali dipanggil pada September 2025 dan kembali dipanggil pada Oktober, memainkan 21 menit dalam laga persahabatan melawan Wales.
Kehadiran Thomas Tuchel sebagai pelatih tim nasional Inggris — manajer yang pernah menangani Loftus-Cheek saat di Chelsea — menjadikan gelandang ini sebagai opsi potensial menjelang Piala Dunia. Ia kini harus mempertimbangkan apakah peluangnya lebih besar jika tetap di Milan atau kembali ke Premier League bersama Aston Villa.
Dampak Terhadap Aston Villa dan AC Milan
Dengan minat Aston Villa terhadap Loftus-Cheek, hal ini menunjukkan ketidakpuasan mereka terhadap formasi tim saat ini, terutama di lini tengah menyusul cedera Kamara. Sementara bagi Loftus-Cheek, kesempatan untuk tampil lebih reguler dan meraih kembali posisinya di timnas Inggris menjadi pertimbangan penting dalam mengambil keputusan di masa depan.
(PL/GN)
sumber : worldsoccertalk.com
Leave a comment