Harapan Terhadap Amorim di Manchester United
Salah satu alasan mengapa harapan tetap tinggi di pundak pelatih Amorim adalah pengeluaran besar Manchester United untuk transfer pemain. Meskipun ada pemotongan biaya di beberapa sektor, dukungan untuk pemain baru di bawah kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe terbilang signifikan: lebih dari £500 juta telah dihabiskan dalam waktu kurang dari dua tahun.
Investasi Pemain yang Fantastis
Skuad yang ditinggalkan Amorim dihargai sekitar £1,2 miliar, dengan £243 juta di antaranya dihabiskan pada musim panas lalu. Ini merupakan jumlah yang besar, yang tentu saja membawa ekspektasi tinggi baik dari segi hasil maupun hiburan bagi para penggemar.
Perbandingan Gaji dengan Rival
Namun, meskipun United tidak mengurangi pengeluaran untuk transfer, para pesaing mulai meninggalkan mereka dalam hal gaji—ukuran keuangan yang paling mungkin berkorelasi dengan performa di lapangan. Gaji keseluruhan United untuk musim 2024-25 mencapai £313 juta, yang merupakan angka terendah dalam lima tahun terakhir. Angka ini £95 juta lebih rendah dibandingkan Manchester City, meskipun United masih mempekerjakan lebih dari 50 persen staf administratif dibandingkan dengan tetangga mereka.
Artinya, selisih antara gaji pemain City dan United bahkan lebih besar. Liverpool, Chelsea, dan Arsenal juga belum merilis angka untuk 2024-25, namun selama musim 2023-24, gaji ketiga tim tersebut sudah lebih tinggi dibandingkan dengan United. Yang lebih menarik lagi, biaya gaji United semakin menurun di 2025-26; laporan keuangan hingga September 2025 menunjukkan penurunan sebesar delapan persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kinerja Saat Ini
Dengan berbagai data yang ada, meskipun Amorim tidak berhasil mencapai hasil atau performa yang diharapkan dari pelatih Manchester United, kondisi keuangan klub menunjukkan bahwa peringkat mereka saat ini di posisi keenam sebenarnya cukup sesuai dengan apa yang diperlihatkan oleh angka-angka tersebut.
Dampak terhadap Tim
Ke depan, Manchester United perlu mengevaluasi strategi keuangannya dan mencari cara untuk menyelaraskan pengeluaran dengan kinerja di lapangan. Keputusan yang tepat di area ini akan menjadi kunci untuk mengembalikan tim ke jalur kemenangan.
(PL/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment