Statistik VAR dan Kesalahan Wasit di Premier League
Ada Beberapa Kejutan!
Musim Premier League telah berakhir, dan statistik terkait VAR serta kesalahan wasit mulai terungkap.
Daftar awal yang mencatat 13 kesalahan telah dipublikasikan oleh BBC Sport pada bulan Januari, yang menyusun data dari Panel Insiden Pertandingan KMI PGMOL selama musim ini. Daftar ini kemudian diperbarui setelah laporan-laporan kesalahan yang diakui oleh panel KMI.
Panel KMI
Panel KMI terdiri dari mantan pemain, pelatih, dan perwakilan dari Premier League serta Wasit Pertandingan Profesional (PGMO). Mereka bertemu setiap minggu untuk membahas keputusan yang dibuat pada minggu sebelumnya dan menentukan di mana kesalahan terjadi.
Perlu dicatat bahwa meskipun panel KMI mengakui beberapa kesalahan “di lapangan” yang dibuat oleh wasit, tidak semua kesalahan ini dapat dianggap sebagai “jelas dan terlihat” untuk intervensi VAR.
Contoh yang menarik dapat dilihat pada pertandingan antara Manchester United dan Burnley di bulan Januari. Pada menit ke-27, gol Lisandro Martinez dibatalkan setelah wasit di lapangan memutuskan bahwa ia melakukan pelanggaran terhadap Kyle Walker sebelum mencetak gol.
Setelah ditinjau, panel KMI menyatakan bahwa seharusnya gol tersebut disahkan, tetapi kesalahan itu tidak memenuhi ambang “kesalahan yang jelas dan terlihat”, sehingga VAR tidak perlu turun tangan, meskipun keputusan tersebut tidak tepat.
Kesalahan Pada Kartu Kuning Kedua
Contoh lain adalah ketika seorang ofisial gagal memberikan kartu kuning kedua. Sesuai dengan aturan resmi Premier League, teknologi video masih belum diizinkan untuk campur tangan dalam pelanggaran kartu kuning kedua, aturan yang akan berubah menjelang musim depan.
Klub Premier League yang Paling Diuntungkan
Klub Arsenal menjadi sorotan, karena mereka tercatat sebagai tim yang paling diuntungkan dari kesalahan VAR dan wasit, bersama dengan Chelsea.
Arsenal bahkan tidak menerima satu pun kartu merah atau penalti sepanjang musim ini. Menurut data dari BBC, Arsenal mengalami tiga kesalahan VAR dan empat kesalahan wasit yang menguntungkan mereka, sementara dua kesalahan terjadi di pihak mereka, sehingga net score mereka adalah 5.
Chelsea mencatat empat kesalahan VAR, termasuk dua dari tiga intervensi VAR yang terjadi di liga, serta empat kesalahan wasit yang mendukung mereka dan tiga kesalahan melawan mereka, sehingga net score mereka juga 5.
Kesalahan intervensi VAR berujung pada gol yang dibatalkan untuk Fulham dan penalti untuk Crystal Palace. Sementara itu, Manchester United dan Liverpool memiliki net score yang lebih rendah, masing-masing 0 dan -1. Di posisi terbawah, Leeds United tercatat dengan net score -4, sedangkan Aston Villa dengan -3.
Untuk melihat tabel lengkap dan statistik lebih lanjut, klik di sini.
Dalam artikel ini, kami menyajikan statistik menarik mengenai VAR dan kesalahan wasit yang terjadi di Premier League. Hal ini menunjukkan bagaimana keputusan di lapangan dapat berimbas pada hasil pertandingan dan posisi klub di liga.
(PL/GN)
sumber : www.sportsjoe.ie
Leave a comment