Statistik Menarik Pemain Premier League 2025-26
Matheus Nunes (Man City)
Matheus Nunes menunjukkan performa yang mengesankan sebagai bek pada musim ini. Ia mencatatkan 32 kali pertandingan sebagai starter dan total bermain selama 2.865 menit, lebih banyak dibandingkan dengan dua musim pertamanya di klub yang hanya mencatatkan 26 starter dan 2.327 menit.
Manchester City jauh lebih sukses saat Nunes ada di starting XI, dengan catatan kemenangan 66% (21 menang, 8 imbang, 3 kalah), dibandingkan dengan hanya 33% (2 menang, 1 imbang, 3 kalah) tanpa kehadirannya.
Nunes juga menjadi pemain dengan jumlah umpan terbanyak di sepertiga lapangan lawan, mencapai 1.153 umpan. Di antara bek, ia mencatatkan jumlah assist terbanyak dalam permainan terbuka (5), juga berkontribusi dengan 275 umpan yang mengubah posisi lawan, serta 600 umpan di sepertiga akhir lapangan. Selain itu, ia menjadi bek dengan jumlah bawa bola terbanyak (514) dan jarak bawa bola yang totalnya lebih dari 5.000 meter.
Gabriel (Arsenal)
Gabriel Magalhaes, bek tengah Arsenal, mencatatkan statistik unik pada musim 2025-26, di mana ia memiliki lebih banyak gol dan assist di Premier League dibandingkan dengan Jorgen Strand Larsen (5) dan Bernardo Silva (6), serta sama banyaknya dengan striker Bournemouth, Evanilson (7).
Dari tujuh kontribusi gol (3 gol, 4 assist), enam di antaranya berasal dari situasi bola mati, di mana ia cukup merepotkan pertahanan lawan dan membantu Arsenal mencetak rekor 19 gol dari sepak pojok di musim ini.
Di sisi pertahanan, Gabriel menutup musim dengan 17 clean sheet, terbanyak di antara semua bek, meskipun ia absen dari delapan pertandingan sebagai starter. Arsenal hanya kebobolan 20 gol dalam 2.751 menit saat ia ada di lapangan, rata-rata satu gol setiap 138 menit, yang merupakan rekor terbaik oleh bek Arsenal yang bermain lebih dari 2.000 menit sejak musim 2003-04.
William Saliba (Arsenal)
Saliba memang layak disebut sebagai tandem ideal Gabriel. Keduanya membentuk kemitraan bek tengah yang solid, hanya kehilangan 15 dari 117 pertandingan yang dimainkan bersama. Arsenal juga kebobolan lebih sering, satu gol setiap 44 menit saat keduanya tidak bermain bersama sejak musim 2022-23.
Saliba mencatatkan 15 clean sheet musim ini, hanya kalah dari Gabriel. Arsenal kebobolan satu gol setiap 131 menit saat Saliba di lapangan, menjadikannya sebagai salah satu bek terbaik musim ini setelah Gabriel.
Secara statistik, Saliba berhasil menyelesaikan 92,9% operan, menjadikannya yang ketiga terbaik di antara pemain yang mencatatkan lebih dari 2.000 umpan. Ia mencatatkan rata-rata 67 umpan per 90 menit, hanya tertinggal dari angka yang ia catatkan di dua musim sebelumnya.
Adrien Truffert (Bournemouth)
Adrien Truffert menjadi sosok yang sangat dikenal di kalangan pendukung Bournemouth dengan aksinya di sisi kiri lapangan. Ia tercatat sebagai satu-satunya pemain yang melakukan lebih dari 50 overlapping run di Premier League musim 2025-26, dan berada di jajaran lima besar untuk underlapping run.
Truffert juga menjadi salah satu dari tiga pemain yang berhasil memenangkan penguasaan bola di area pertahanan lebih dari 100 kali (105). Ia mencatatkan statistik tertinggi untuk interceptions (48) dan tackles (103) di antara bek.
Selain itu, ia menjadi bek dengan jumlah bawa bola progresif terbanyak, yaitu 279, dan memajukan bola hampir dua mil ke depan dengan bawa bola, hanya kalah dari satu bek lain yang mencatatkan jarak lebih jauh. Truffert menjadi satu-satunya pemain lapangan Bournemouth yang bermain penuh di semua 38 pertandingan di musim historis Premier League mereka.
Mengakhiri Musim dengan Catatan Istimewa
Musim 2025-26 memberikan catatan yang menarik bagi para pemain kunci seperti Nunes, Gabriel, Saliba, dan Truffert. Masing-masing memberikan kontribusi signifikan buat timnya, baik dari sisi serangan maupun pertahanan. Performanya yang solid berpotensi menjadi fondasi yang kuat untuk musim-musim selanjutnya.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment