Tekanan Menghimpit Thomas Frank di Tottenham Hotspur
Thomas Frank saat ini berada di bawah sorotan tajam setelah insiden yang melibatkan cangkir bertuliskan Arsenal sebelum kekalahan di Bournemouth. Situasi ini menambah beban yang sudah ada di pundaknya sebagai pelatih Tottenham Hotspur.
Suasana di Tottenham Hotspur Stadium
Suasana di Tottenham Hotspur Stadium semakin memanas. Frank mendapat boo dari pendukung saat menghampiri mereka untuk memberi penghormatan pasca kekalahan di waktu tambahan. Beberapa pemain, seperti Micky van de Ven, Pedro Porro, dan Joao Palhinha, tampak terlibat dalam dialog langsung dengan para penggemar.
Kemudian, kapten Cristian Romero juga mengungkapkan kekecewaannya melalui sebuah unggahan yang kini sudah diubah di Instagram, dengan menyebut adanya “kebohongan” dari pihak klub.
Performa dan Statistik Tottenham
Tottenham hanya mencatat tiga kemenangan dan enam kekalahan dalam 13 pertandingan terakhir. Meskipun demikian, mereka menunjukkan sedikit peningkatan saat melawan Bournemouth dengan penampilan menyerang yang lebih tajam dibandingkan dengan permainan pragmatis yang biasa mereka tampilkan.
Dalam hal statistik, Tottenham berada di lima terbawah Premier League untuk jumlah tembakan dan sentuhan di kotak penalti lawan. Anehnya, mereka baru mencoba 11 bolaThrough, sementara di liga ada sembilan pemain yang mencatatkan angka lebih tinggi dari mereka.
Komentar Thomas Frank
“Saya merasakan frustrasi itu, ini bagian dari ethos klub. Kami tengah bekerja keras untuk memperbaiki ini. Kami kekurangan beberapa pemain ofensif yang bermain bebas seperti di musim lalu, dan itu adalah tantangan yang harus kami hadapi,” ungkap Frank.
Data Menarik seputar Tottenham
-
Formasi liga kandang Tottenham pada tahun 2025 merupakan yang terburuk dalam catatan mereka, dengan 11 kekalahan. Namun, di kompetisi lain, mereka meraih delapan kemenangan dari sembilan pertandingan kandang, dengan total 22 gol dan hanya kebobolan tiga kali.
-
Tottenham terakhir kali meraih trofi FA Cup pada tahun 1991, dan sejak itu mencapai delapan semi-final tetapi gagal semuanya. Kemenangan pertama mereka terjadi 125 tahun lalu pada April 1901 saat masih berstatus klub non-liga.
-
Tottenham kalah dalam 12 dari 18 adu penalti di semua kompetisi, termasuk dua terakhir di FA Cup, di mana mereka gagal mengeksekusi tiga penalti dalam kekalahan dari Norwich pada 2020 dan Nottingham Forest pada 1996.
Kesimpulan
Panasnya situasi di Tottenham Hotspur menunjukkan bahwa tim perlu segera melakukan perbaikan untuk dapat bersaing di level yang lebih tinggi. Tekanan terhadap Frank semakin berat, dan respons cepat dari pemain serta manajemen klub akan sangat menentukan langkah selanjutnya.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment