Victor Osimhen Terlibat Dalam Spekulasi Transfer Musim Panas
Victor Osimhen kini menjadi sorotan setelah pelatih timnas Nigeria, Eric Chelle, mengindikasikan bahwa striker Galatasaray tersebut mungkin akan berganti klub. Pembicaraan mengenai langkah selanjutnya telah dimulai, dengan beberapa klub Premier League dan Serie A menunjukkan minat.
Ketersediaan Piala Dunia dan Alasan Pelatih
Chelle memutuskan untuk tidak memasukkan Osimhen dalam skuad Super Eagles yang akan menghadapi Polandia, dengan alasan ingin agar sang pemain tetap di rumah daripada bermain dalam kondisi yang tidak fit saat menyelesaikan masa depannya. Ia juga menyebutkan bahwa Lookman dalam keadaan lelah dan Atletico Madrid meminta agar dia dikecualikan dari pemanggilan.
Kemungkinan Pindah ke Inggris
Pindah ke Inggris sudah sejak lama menjadi pembicaraan, dengan Manchester United beberapa kali dihubungkan dan Patrice Evra mendesak klub untuk segera bertindak. United baru saja menandatangani Benjamin Sesko senilai £74 juta (sekitar $100 juta) pada tahun 2025, namun daya tarik seorang pencetak gol berpengalaman seperti Osimhen tetap tinggi. Di bawah kepemimpinan Michael Carrick, pencarian untuk menambah daya serang terus berlanjut, dan perbandingan dengan Didier Drogba masih sering terdengar.
Peluang Kembali ke Serie A
Kembali ke Serie A juga tidak tertutup meski perpisahannya dengan Napoli berlangsung kurang baik. Osimhen pernah mengungkapkan bahwa ia diperlakukan “seperti anjing” setelah sebuah posting TikTok dari klub, dan hubungan tersebut tidak pernah pulih meski Napoli berhasil meraih Scudetto.
Klub Italia Mengawasi Situasi
Juventus dan Roma tengah memantau keadaan ini. Sebelumnya, Juventus juga pernah melakukan pembicaraan sebelum Osimhen pindah ke Istanbul. Namun, potensi kembalinya ke Italia bisa terhambat oleh klausul dalam kontraknya di Galatasaray yang membatasi perpindahan ke klub-klub pesaing Napoli hingga akhir 2027.
Pencapaian di Türkiye
Jika Osimhen memutuskan untuk pergi musim panas ini, ia akan meninggalkan warisan yang kaya di Türkiye. Sejak bergabung pada tahun 2024, ia telah mencetak 59 gol dan memberikan 16 assist dalam 74 pertandingan, serta meraih dua gelar Super Lig dan satu Piala Turki.
Harapan di Masa Depan
Kemampuannya untuk menemukan kembali performa terbaik di Istanbul telah mengembalikan citranya, namun ia tetap menjadi striker di usia puncak yang mendambakan malam-malam Liga Champions secara reguler. Ke mana arah karirnya selanjutnya, apakah menuju Old Trafford, Olimpico, atau kembali ke Turin, akan ditentukan dalam beberapa pekan mendatang.
(PL/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment