Home Sepakbola Inggris Premier League Xabi Alonso resmi jadi pelatih Chelsea, kesepakatan total tercapai!
Premier League

Xabi Alonso resmi jadi pelatih Chelsea, kesepakatan total tercapai!

Share
Share

Xabi Alonso Resmi Menjadi Manajer Baru Chelsea

Kesepakatan telah dicapai untuk Xabi Alonso yang akan menjabat sebagai manajer baru Chelsea. Alonso, yang berusia 44 tahun, telah mengunjungi London awal pekan lalu dan menerima tawaran tersebut. Kontrak selama empat tahun kini telah final dan pengumuman resmi akan segera dilakukan.

Alonso merupakan target utama klub selama proses pencarian manajer. Mantan pelatih Real Madrid ini sangat menginginkan kesempatan untuk melatih di Stamford Bridge.

Chelsea sebelumnya sedang mempertimbangkan Alonso sebagai pengganti permanen Liam Rosenior, yang dipecat setelah serangkaian hasil buruk. Selain Alonso, pelatih Bournemouth yang bakal pergi, Andoni Iraola, juga jadi kandidat kuat.

Sejak dipecat oleh Real Madrid pada Januari lalu, Alonso belum kembali ke dunia manajerial. Sebelumnya, dia sempat membawa Bayer Leverkusen meraih gelar Bundesliga pertamanya pada 2023-24 dengan catatan tanpa kekalahan dalam kompetisi domestik. Di Madrid, timnya meraih 10 dari 11 pertandingan La Liga pertama di bawah asuhannya, namun gagal meraih gelar setelah kalah dari Barcelona di final Supercopa de Espana.

Pelantikan Alonso akan menjadi kembali untuknya di Premier League setelah sebelumnya sukses bersama Liverpool, di mana ia memenangkan Champions League pada tahun 2007.

Chelsea memutuskan untuk berpisah dengan Rosenior pada 23 April setelah kurang dari empat bulan menjabat. Rosenior diangkat menjadi pelatih setelah kepergian Enzo Maresca pada Januari, namun harus menghadapi lima kekalahan beruntun di Premier League.

Calum McFarlane pun diangkat sebagai pelatih sementara hingga akhir musim. Dia membawa Chelsea menelan kekalahan dari Nottingham Forest dan meraih hasil imbang melawan Liverpool, meski berhasil membawa klub ke final FA Cup.


Perubahan Kekuasaan di Chelsea?

Penunjukan Alonso menjelang bisingnya jendela transfer musim panas dan Piala Dunia menjadi angin segar bagi Chelsea. Kemampuannya di Bayer Leverkusen menunjukkan bahwa dia mampu membentuk tim yang solid. Statusnya sebagai pemain top diharapkan dapat membangun otoritas yang sebelumnya tidak dimiliki Rosenior.

Baca juga:  James Tarkowski: Kunci Keberhasilan Everton di Pertarungan Premier League!

Alonso diketahui memiliki gaya permainan yang adaptif, sesuai dengan karakter pemain yang dimiliki Chelsea. Kejelasan mengenai sosok manajer yang menukangi mereka diharapkan dapat mempercepat langkah klub dalam mendatangkan pemain baru jika diperlukan.

Satu-satunya salju yang masih dipertanyakan adalah masa jabatannya yang singkat di Real Madrid, di mana konflik internal menjadi penghalang. Chelsea berharap hal itu lebih mencerminkan kondisi di Bernabeu, yang dikenal rumit, daripada kualitas Alonso sebagai pelatih.

Poin penting lainnya adalah Alonso diangkat sebagai manajer, bukan hanya pelatih kepala — ini menunjukkan wewenang lebih besar daripada sekadar urusan taktis. Struktur yang ada di Chelsea sering kali menjadi sumber ketegangan, terutama bagi Mauricio Pochettino. Dengan Alonso sebagai manajer, diharapkan ada perubahan dalam kekuasaan di kursi pelatih.


Analisis dari Simon Johnson, koresponden Chelsea

Di Bayer Leverkusen, Alonso menerapkan formasi 3-4-2-1 yang sangat menghibur, cocok dengan pemain yang dimiliki Chelsea saat ini, yang sudah terbiasa dengan sistem tiga bek dalam dua musim terakhir.

Pentingnya, Alonso berhasil mengasah kemampuan pemain, termasuk Florian Wirtz, yang hijrah ke Liverpool dengan biaya mencapai £116 juta. Wirtz dikenal memiliki gaya permainan serupa dengan Cole Palmer, pemain berbakat yang sempat kehilangan daya tariknya dalam 18 bulan terakhir.

Di samping itu, Jeremie Frimpong yang juga berkarir di bawah Alonso, memberikan apresiasi tinggi atas dampak positifnya. “Semua orang memahami caranya. Ketika dia punya ide, dia dapat menjelaskan dengan baik kepada seluruh pemain. Dia selalu tahu bagaimana memanfaatkan kemampuan saya,” ungkap Frimpong.

Perubahan kepelatihan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi tim, terutama dalam meningkatkan performa Chelsea yang tengah berjuang di kompetisi.

Baca juga:  Mbappé samai Benzema, pecahkan rekor Messi meski Real Madrid kalah dari Bayern.

(PL/GN)
sumber : www.nytimes.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Gosip Sepak Bola: Calafiori, Bremer, Romero, dan Bintang Baru Muncul!

Gosip terbaru di dunia sepak bola mencuat nama-nama seperti Calafiori, Bremer, dan...

Savinho, tipe pemain yang dibutuhkan Tottenham menurut legenda Spurs!

Savinho dianggap sebagai sosok ideal yang dibutuhkan Tottenham, menurut legenda Spurs. Kecepatan...

Pemain sayap £70 juta Arsenal siap mengguncang Premier League!

Pemain sayap Arsenal yang dibeli seharga £70 juta siap menunjukkan kemampuan terbaiknya...

Savinho: Pemain yang Tepat untuk Tottenham Menurut Mantan Bintang Spurs!

Savinho adalah pemain muda berbakat yang dianggap cocok untuk Tottenham, menurut mantan...