Yasin Ayari dan Performa Brighton di Gameweek 24
WAB telah bekerja sama dengan Fantasy Football Scout untuk memberikan berbagai tips dan saran selama musim Fantasy Premier League 2025-26. Pada Gameweek 24, gelandang Brighton, Yasin Ayari, kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol spektakuler melalui tembakan keras dari dalam kotak penalti melawan Fulham.
Pemain internasional Swedia itu telah menjadi pemain kunci di bawah arahan Fabian Hurzeler selama 18 bulan terakhir, meskipun kritik utama terhadapnya adalah minimnya kontribusi gol. Namun, hal tersebut tampaknya mulai berubah. Usahanya untuk membuka skor di Craven Cottage menjadikannya mencetak dua gol dan dua assist dalam lima pertandingan terakhir.
Jika Ayari dapat melanjutkan performa ini dengan kontribusi serangan yang rutin hingga akhir musim, itu bisa jadi kabar baik bagi Brighton dan juga bagi manajer FPL yang mencari gelandang dengan harga terjangkau.
Wilson Menyelamatkan Fulham di Menit Akhir
Brighton hampir meraih hasil imbang 1-1 melawan Fulham berkat gol dari Ayari, tetapi tendangan bebas di menit tambahan dari Harry Wilson membuat mereka menelan kekalahan yang menyakitkan. Kini Brighton hanya meraih satu poin dari enam kunjungan terakhir ke kawasan ini di Premier League.
Meski banyak kritik ditujukan kepada unggulan Albion dan Fabian Hurzeler mengenai cara mereka kalah, statistik menunjukkan bahwa Seagulls unggul dalam jumlah percobaan (13-12), tembakan di dalam kotak (10-5), dan peluang besar (4-2) yang ditentukan oleh Opta.
Ayari berhasil membuka skor pada menit ke-28 dengan sebuah tembakan keras yang tidak mampu dihalau penjaga gawang Fulham, Bernd Leno. Olivier Boscagli mencatatkan assist dalam penampilannya yang jarang di Premier League.
Fulham mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-72, tetapi hampir saja Danny Welbeck mengembalikan keunggulan Brighton. Namun, VAR menganulir gol tersebut karena offside tipis. Welbeck juga memiliki beberapa peluang, termasuk satu tembakan dari umpan Kaoru Mitoma yang melebar dan sebuah penyelamatan gemilang dari Leno.
Pascal Gross menciptakan enam peluang, namun tidak ada yang berhasil mengubah jadi assist. Dia tampaknya kurang beruntung, meski kontribusinya cukup signifikan.
Fokus FPL: Yasin Ayari (£4.8 juta)
Setelah menjadi pemain utama di 16 dari 21 pertandingan Premier League awal, cukup mengejutkan melihat Ayari tidak dimainkan sebagai pengganti pada Gameweek 22 melawan Bournemouth. Ia pun memberi reaksi terbaik pada kesempatan berikutnya dengan mencetak gol.
Saat ini, Ayari sudah mencetak dua gol dan dua assist dalam lima pertandingan, serta mendapatkan tiga kontribusi defensif tambahan yang berharga di waktu yang sama. Menariknya, meskipun rankingnya tinggi dalam hal tembakan jarak jauh, dua gol terbarunya justru berasal dari dalam kotak penalti.
Sampai saat ini, Ayari belum mendapatkan peluang besar, tetapi telah melakukan 39 tembakan dan tidak satupun berujung pada peluang tersebut. Bagi yang ingin mengaktifkan Wildcard di Gameweek 24, Ayari menjadi gelandang yang menarik untuk dipertimbangkan.
Pemain Lain yang Mencuri Perhatian di Gameweek 23
Gelaran FPL Gameweek terakhir terasa kacau karena absennya banyak pemain bintang. Erling Haaland, Phil Foden, dan Hugo Ekitike semua tidak dimainkan. Sementara itu, Cole Palmer dan Bruno Guimaraes juga tidak menghadiri pertandingan.
Arsenal pun mengakhiri rekor tidak terkalahkan di kandang setelah kalah 3-2 dari Manchester United, sehingga hanya Wilson yang berhasil mencetak gol dari pemain terkenal di Gameweek 23. Sementara itu, Dominik Szoboszlai dan Estevao memimpin klasemen poin dengan total 13 poin setelah mencetak gol dan memberikan assist.
Pemain yang Banyak Dicari di Gameweek 24
Kekalahan Arsenal meningkatkan popularitas pemain Manchester United. Bruno Fernandes adalah pemain yang paling banyak dibeli untuk Gameweek 23 dan terus diminati menjelang Gameweek 24, diikuti oleh rekannya Bryan Mbeumo.
Pemain Chelsea seperti Joao Pedro dan Enzo Fernandez pun menarik perhatian karena jadwal mereka yang menjanjikan melawan West Ham, Wolverhampton, Leeds, dan Burnley.
Kepemimpinan Kapten di Gameweek 24
Banyak manajer FPL yang mulai berpaling dari Haaland di Gameweek 23, meskipun dia tidak bermain. Pilihan kapten lain seperti Bukayo Saka dan Igor Thiago tidak memberikan hasil yang memuaskan. Ini bisa membuat banyak orang kembali memilih Haaland, yang telah mencetak tiga gol di dua kunjungan terakhirnya ke Tottenham Hotspur Stadium, untuk kembali memberikan kontribusi.
Dengan beberapa pertandingan yang menjanjikan, ada juga ketertarikan untuk menjadikan pemain Manchester United atau Chelsea sebagai kapten, dengan kedua tim bermain di kandang. Temukan saran ahli sepanjang musim 2025-26 Fantasy Premier League dengan mengunjungi Fantasy Football Scout.
(PL/GN)
sumber : wearebrighton.com
Leave a comment