Kekacauan Akhir Musim EPL 2025/2026
Beberapa minggu terakhir dari musim 2025/2026 Liga Premier Inggris (EPL) selalu dikenal dengan kekacauan, dan saat ini, para manajer Fantasy Premier League (FPL) tengah berada di tengah badai penjadwalan yang sulit diprediksi.
Dengan semifinal Piala FA yang mengubah jadwal pertandingan yang tersisa, godaan untuk melakukan transfer awal menjelang Gameweek 35 semakin menggoda.
Namun, kecuali Anda berencana untuk menggunakan chip Wildcard, bersikap sabar adalah langkah yang paling bijak saat ini.
Jadwal saat ini berada dalam keadaan tidak menentu, dan satu pengumuman dari kantor Premier League bisa membuat transfer awal Anda menjadi tidak relevan sebelum tenggat waktu tiba.
Faktor Piala FA dan Kekacauan Penjadwalan
Penyebab utama ketidakpastian ini berasal dari semifinal Piala FA yang baru-baru ini digelar. Dengan Manchester City dan Chelsea yang melaju, jadwal mereka kini menjadi teka-teki bagi penyelenggara liga.
Secara khusus, pertandingan Manchester City melawan Crystal Palace yang seharusnya berlangsung di Gameweek 31 masih belum dijadwalkan, dan dua pertandingannya yang lain harus mendapatkan tanggal baru karena bentrokan dengan Final Piala FA di Gameweek 37.
Dampak ini menciptakan dua kemungkinan berbeda mengenai bagaimana tiga minggu terakhir musim ini akan berjalan untuk para pemain FPL.
Opsi 1: Skema Paling Mungkin
Dalam skenario pertama dan paling mungkin, Premier League akan mengkonsolidasikan perubahan besar pada minggu terakhir musim ini.
Dalam skenario ini, Gameweek 37 akan menjadi Double Gameweek besar bagi Manchester City dan Crystal Palace.
Sementara itu, tim lain, termasuk pemain-pemain populer dari Bournemouth dan Chelsea, akan tetap dengan jadwal pertandingan tunggal. Ini menjadi hasil yang paling “bersih” bagi liga dan memungkinkan manajer untuk fokus menggunakan chip terakhir mereka pada Gameweek 37 yang merupakan puncak pertandingan.
Opsi 2: Kemungkinan 25% “Kekacauan” Lain
Di sisi lain, ada sekitar 25% kemungkinan bahwa liga akan memilih penjadwalan ulang yang terpisah. Dalam skenario kedua ini, Bournemouth bisa jadi mendapatkan Double Gameweek mengejutkan di Gameweek 36 bersamaan dengan Manchester City.
Ini kemudian akan mengakibatkan Double Gameweek bagi Crystal Palace di Gameweek 37, tetapi juga diiringi oleh Gameweek “Kosong” untuk Bournemouth dan pertandingan tunggal untuk City di minggu-minggu akhir.
Jika hal ini terjadi, mengincar pemain Bournemouth untuk Gameweek 35 bisa menjadi tindakan cerdas, sedangkan jika Anda memilih Opsi 1, itu bisa menjadi transfer yang sia-sia.
Mengantisipasi pengumuman resmi EPL dalam 48 hingga 72 jam ke depan, tidak ada keuntungan kompetitif yang akan didapat dengan melakukan transfer sekarang.
Transfer yang terburu-buru bisa membuat Anda terjebak dengan pemain yang mungkin memiliki lebih sedikit pertandingan dari yang diharapkan atau, lebih parahnya lagi, pemain yang tidak bermain sama sekali di minggu-minggu penting mendatang.
Jadi, sebaiknya tunggu hingga jalur menuju akhir musim jelas ditentukan oleh para penyelenggara jadwal.
Jika liga mengonfirmasi Opsi 2 dan memberikan Bournemouth Double Gameweek di 36 yang diikuti dengan Gameweek Kosong, apakah Anda masih akan memprioritaskan pemain Manchester City atau akan dipaksa untuk menggunakan chip Free Hit Anda?
(PL/GN)
sumber : www.nevermanagealone.com
Leave a comment