Jayden Addai Gemilang, Como Bantai Torino 5-1 dan Tembus Enam Besar Serie A
Turin, Italia – Jayden Addai mencetak dua gol pada masing-masing babak saat Como menghancurkan Torino 5-1 pada Senin (25/11) malam waktu setempat. Kemenangan telak ini membawa Como merangsek ke posisi enam besar Serie A dan memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi 11 pertandingan di semua kompetisi.
Pesta Gol di Turin
Winger asal Belanda berusia 20 tahun itu membawa tim asuhan Cesc Fàbregas unggul sembilan menit sebelum jeda. Addai berhasil menyambut umpan tarik terukur dari Jesus Rodriguez untuk membuka keunggulan.
Torino sempat menyamakan kedudukan menjelang turun minum melalui tendangan penalti Nikola Vlašic, menyusul insiden handball di dalam kotak terlarang. Namun, Como tidak tinggal diam.
Addai kembali menunjukkan ketajamannya tujuh menit setelah babak kedua dimulai. Dengan tenang, ia melepaskan tembakan kaki kanan mendatar dari jarak 20 meter yang kembali membawa Como memimpin.
Pesta gol Como berlanjut. Pemain Spanyol, Jacobo Ramón, menambah keunggulan dengan sundulan pada menit ke-71, sebelum Nico Paz memperlebar skor menjadi 4-1 lima menit kemudian. Martin Baturina menutup kemenangan telak Como setelah memanfaatkan kesalahan umpan balik lawan dan melesakkan bola ke gawang kiper.
Kemenangan pertama Como di kandang Torino sejak April 1986 ini menjadi bukti kekuatan mereka.
Posisi Klasemen
Tambahan tiga poin krusial ini mengangkat Como ke posisi keenam di klasemen Serie A, unggul satu poin dari Juventus. Sementara itu, Torino harus puas tetap berada di peringkat ke-12.
Drama Empat Gol di Laga Sassuolo vs Pisa
Di pertandingan lain, Sassuolo dan Pisa berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 dalam duel yang mempertemukan klub-klub yang dipimpin oleh rekan setim peraih Piala Dunia, Fabio Grosso dan Alberto Gilardino.
Kristian Thorstvedt menjadi penyelamat Sassuolo setelah berhasil menyarangkan bola dari umpan silang pada menit kelima waktu tambahan babak kedua untuk memastikan satu poin bagi timnya.
Pisa sempat unggul lebih dulu hanya empat menit setelah kick-off. Tinjauan VAR (Video Assistant Referee) memberikan mereka penalti yang sukses dieksekusi oleh striker Angola, M’Bala Nzola, yang merupakan gol penalti keduanya musim ini. Namun, Sassuolo dengan cepat membalas dua menit kemudian. Bola hasil sundulan yang dibuang lawan jatuh ke kaki Nemanja Matic, yang dengan cepat melepaskan tendangan voli berputar tanpa bisa dijangkau kiper Adrian Šemper.
Pisa kembali memimpin berkat gol Henrik Wendel Meister yang memantul pada sembilan menit tersisa sebelum gol penyama kedudukan Thorstvedt di penghujung laga.
Catatan Unbeaten dan Klasemen Terkini
Dengan hasil imbang ini, Sassuolo berada di peringkat kesembilan. Sementara itu, Pisa memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di liga menjadi enam pertandingan, meskipun tim asuhan Gilardino masih tertahan di peringkat ke-16.
(SA/GN)
sumber : www.freejobalert.com
Leave a comment