Puncaki Serie A, Gasperini Restui Impian Scudetto Fans AS Roma
AS Roma berhasil mengakhiri jeda internasional sebagai pemuncak klasemen Serie A setelah meraih kemenangan 2-0 atas Udinese di Stadio Olimpico pada Minggu, 9 November 2025. Hasil impresif ini membuat pelatih Gian Piero Gasperini mendukung para penggemar untuk mulai bermimpi meraih gelar Scudetto.
Performa Solid di Tengah Badai Cedera
Giallorossi tampil tanpa menunjukkan tanda-tanda kelelahan, meski harus menghadapi jadwal padat. Hanya beberapa hari sebelumnya, mereka baru saja meraih kemenangan 2-0 di Liga Europa melawan Glasgow Rangers. Di laga kontra Udinese, Lorenzo Pellegrini membuka keunggulan melalui tendangan penalti, sebelum Zeki Celik memastikan kemenangan 2-0.
Kemenangan ini diraih di tengah krisis cedera parah yang melanda lini depan Roma. Striker Artem Dovbyk harus ditarik keluar sebelum babak pertama usai karena masalah pinggul, bergabung dengan daftar cedera yang sudah diisi oleh Paulo Dybala, Evan Ferguson, Leon Bailey, dan Angelino. Kondisi ini membuat Roma tidak memiliki penyerang tengah murni yang fit.
Reaksi Gian Piero Gasperini
Seusai pertandingan, Gian Piero Gasperini menyampaikan kepuasannya. “Sangat menyenangkan bahwa para penggemar mulai bermimpi Scudetto,” kata Gasperini kepada DAZN. “Kami mencapai jeda internasional di posisi pertama klasemen, ini adalah sumber kebanggaan dan kepuasan besar bagi para penggemar. Soal persentase dan probabilitas akan kita lihat nanti.”
Mengenai kemenangan atas Udinese, Gasperini memuji determinasi timnya. “Mereka bermain sangat baik melawan lawan yang sulit. Kami menghadapi mereka dengan banyak determinasi dan menjaga tempo sangat tinggi,” jelasnya. “Mereka banyak mencoba bermain secara aeriel, tetapi perlahan, kami mulai mendominasi pertandingan. Sedikit kelelahan terasa di menit-menit akhir, tetapi saya sangat puas dengan pertandingan ini mengingat tingkat kesulitannya.”
Gasperini juga menyoroti performa kapten Lorenzo Pellegrini, yang mencetak gol penalti. “Dia pemain bagus. Dia sehat dan dia matang,” ujar Gasperini. “Secara sepak bola, dia adalah pemain yang kuat. Kami harus memberinya kembali kepercayaan yang pantas dia dapatkan. Dia dalam kondisi fisik yang baik sekarang, dan kami senang untuknya, juga untuk diri kami sendiri karena kami mendapatkan manfaat darinya.”
Ditanya siapa yang akan menjadi eksekutor penalti setelah Paulo Dybala kembali dari cedera, Gasperini menjawab, “Siapa pun yang mencetak gol berhak mengambilnya. Mencetak penalti adalah hal yang jarang bagi kami. Pellegrini mengeksekusinya dengan sangat baik, tetapi Dybala juga memiliki rekor yang bagus sebelum cedera melawan Milan.”
Mengenai cedera Dovbyk, Gasperini menambahkan, “Kita akan lihat besok. Tampaknya tidak bagus. Untungnya kami punya jeda sebelum pertandingan berikutnya, tetapi ini adalah cedera yang mungkin membutuhkan waktu dua hingga tiga minggu, atau bahkan lima hingga enam pertandingan. Kami memiliki banyak pemain absen di area lapangan yang sama, tetapi kami berhasil mengatasinya dengan baik sejauh ini. Kami berharap bisa mendapatkan kembali sebanyak mungkin pemain selama jeda.”
Konteks Klasemen Serie A
Kemenangan penting ini menempatkan AS Roma sendirian di puncak klasemen Serie A menjelang jeda internasional. Namun, posisi mereka bisa disamai oleh Inter Milan jika tim asuhan Cristian Chivu berhasil mengalahkan Lazio di San Siro pada malam yang sama.
Keberhasilan Roma memuncaki klasemen, meskipun dilanda badai cedera, menunjukkan kedalaman skuad dan kekuatan mental tim di bawah arahan Gasperini. Dengan jeda internasional yang akan datang, harapan besar tertumpu pada pemulihan para pemain kunci agar Roma dapat terus bersaing memperebutkan gelar di sisa musim ini.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment