Kontroversi VAR Laga Fiorentina vs Juventus: Mantan Wasit Ungkap Kejanggalan Penalti Vlahović
Mantan wasit Serie A, Luca Marelli, turut angkat bicara mengenai insiden kontroversial yang melibatkan Dušan Vlahović dalam laga imbang 1-1 antara Fiorentina dan Juventus. Marelli menyatakan bahwa keputusan akhir tersebut melampaui batasan protokol VAR yang seharusnya.
Insiden Penalti yang Dibatalkan
Pada menit-menit awal pertandingan yang berlangsung di Artemio Franchi, Florence, pada 22 November 2025, Juventus sempat diberikan hadiah penalti. Keputusan itu diambil setelah pergerakan cerdik Vlahović yang dilanggar bek Fiorentina, Pablo Mari. Namun, momen tersebut menjadi sorotan setelah wasit Daniele Doveri memutuskan untuk meninjau kembali insiden itu melalui VAR di lapangan.
Setelah tinjauan yang cukup lama, Doveri mengubah keputusannya. Alih-alih memberikan penalti untuk Juventus, ia justru memutuskan adanya pelanggaran menyerang yang dilakukan oleh Vlahović. Keputusan ini secara efektif membatalkan potensi penalti yang bisa menjadi kunci bagi Bianconeri.
Analisis Luca Marelli: Protokol VAR Terlampaui?
Luca Marelli, yang berpengalaman sebagai wasit di Serie A, awalnya merasa tidak ada dasar kuat untuk melakukan tinjauan VAR dalam insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa kedua pemain, baik Vlahović maupun Pablo Mari, saling berpegangan dalam duel tersebut.
“Keduanya saling bergulat, tetapi Vlahović sudah melewati penjaganya. Ini seharusnya menjadi penilaian wasit di lapangan,” ujar Marelli, dikutip dari CalcioMercato. Ia menambahkan bahwa peninjauan ulang saat itu tampak tidak perlu dilakukan.
Doveri kemudian dipanggil ke monitor VAR dan setelah melihat tayangan ulang, ia memutuskan bahwa Vlahović melakukan pelanggaran menyerang. Marelli menilai bahwa hasil akhir tersebut terlalu memaksakan penggunaan VAR.
“Memberikan tendangan bebas kepada Fiorentina terlihat seperti pelanggaran protokol yang berlebihan. Saya tidak berpikir Pablo Marí melakukan pelanggaran, tetapi mengklaim Vlahović yang melakukannya juga memaksakan,” jelasnya.
Marelli juga menekankan bahwa dalam situasi duel semacam itu, di mana kedua pemain saling menahan, keputusan awal wasit di lapangan seharusnya dipertahankan.
“Vlahović memang menahan Pablo Marí, ya, tetapi bek Fiorentina juga melakukan hal yang sama kepadanya. Dalam situasi seperti ini, keputusan wasit di lapangan harus dipertahankan. VAR jelas memiliki keraguan dan mengembalikan tanggung jawab kepada wasit,” pungkas Marelli.
Keputusan ini menjadi salah satu perdebatan hangat pasca laga Fiorentina versus Juventus yang berakhir imbang 1-1, menyisakan pertanyaan besar tentang konsistensi dan batasan protokol VAR dalam sepak bola Italia.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment