Pulisic Jadi Pahlawan, AC Milan Comeback Dramatis Atas Torino
Christian Pulisic menunjukkan performa gemilang dengan mencetak dua gol di babak kedua, memimpin AC Milan meraih kemenangan comeback dramatis 3-2 atas Torino dalam lanjutan Serie A pada Senin. Hasil ini mengembalikan Rossoneri ke puncak klasemen Serie A, berbagi poin dengan Napoli namun unggul selisih gol.
Jalannya Pertandingan
Torino tampil mengejutkan di awal pertandingan. Mereka berhasil unggul cepat melalui gol Nikola Vlasic, kemudian menggandakan keunggulan lewat eksekusi penalti Duván Zapata, membuat skor menjadi 2-0 dalam kurun waktu 20 menit pertama. AC Milan tidak tinggal diam. Sebelum babak pertama usai, Adrien Rabiot memperkecil ketertinggalan dengan tendangan keras jarak jauhnya, mengubah skor menjadi 2-1 saat jeda.
Magis Pulisic dari Bangku Cadangan
Memasuki babak kedua, Pulisic yang masuk dari bangku cadangan langsung memberikan dampak instan. Ia dengan tenang menyarangkan bola dari jarak dekat untuk menyamakan kedudukan bagi Milan. Sepuluh menit berselang, gol kedua Pulisic bahkan lebih spektakuler. Ia menyambut umpan silang Samuele Ricci dengan tendangan volley first-time yang presisi, menyelesaikan sebuah serangan counterattack cepat Milan dan memastikan kemenangan.
Catatan Penting Pulisic dan Rossoneri
Performa cemerlang ini menjadi bukti kebangkitan Pulisic setelah sempat absen pada pertandingan Milan tanggal 29 November melawan Lazio (kemenangan 1-0 di Serie A) akibat masalah otot. Ia baru kembali bermain di ajang Coppa Italia tengah pekan sebelumnya, saat Milan takluk 1-0 dari Lazio.
Dua gol tersebut menambah koleksi Pulisic menjadi tujuh gol di Serie A musim ini, menjadikannya pencetak gol terbanyak bersama di kompetisi kasta tertinggi Italia, setara dengan Lautaro Martínez dari Inter Milan. Kemenangan ini juga krusial bagi AC Milan. Mereka berhasil menghindari kekalahan kedua musim ini dan memperpanjang catatan tak terkalahkan di liga menjadi 13 pertandingan.
Dampak Klasemen Sementara
Dengan hasil ini, AC Milan kembali menduduki posisi pertama di klasemen Serie A. Mereka memiliki poin yang sama dengan Napoli, namun unggul satu selisih gol. Di sisi lain, kekalahan ini membuat Torino tertahan di posisi ke-16, menjadi salah satu dari empat tim yang mengumpulkan 14 poin. Torino juga dikenal memiliki pertahanan terburuk di liga musim ini.
(SA/GN)
sumber : www.espn.com
Leave a comment