Inter Beri Dukungan Penuh untuk Josep Martínez Usai Insiden Fatal, Chivu Bicara Kesiapan Tim di Eropa
Pelatih kepala Inter Milan, Cristian Chivu, secara terbuka menyatakan dukungan penuhnya kepada kiper Josep Martínez menyusul keterlibatannya dalam sebuah kecelakaan lalu lintas fatal. Insiden tragis ini terjadi pekan lalu, di mana seorang pria meninggal dunia setelah kursi roda listriknya bertabrakan dengan mobil yang dikendarai oleh kiper berusia 27 tahun asal Spanyol tersebut.
Pihak berwenang di provinsi Como kini tengah melakukan penyelidikan mendalam mengenai peristiwa ini. Polisi menyatakan bahwa kursi roda tersebut tampaknya menyimpang ke jalur kendaraan Martínez.
Akibat insiden tersebut, Martínez, yang berperan sebagai kiper pelapis Yann Sommer, tidak masuk dalam skuad Inter saat kemenangan 3-0 atas Fiorentina di Serie A. Ia kemudian duduk di bangku cadangan namun tidak dimainkan saat Inter meraih kemenangan 2-1 di markas Verona.
Dukungan Chivu untuk Sang Kiper
Berbicara dalam konferensi pers menjelang pertandingan Liga Champions melawan Kairat Almaty, Chivu menekankan pentingnya dukungan tim untuk Martínez.
“Kami harus ada untuknya, mendukungnya, dan membantunya melewati masa sulit ini,” kata Chivu, seperti dikutip dari situs resmi Inter. “Ini adalah masa yang sangat sulit, dan saya tidak akan mengharapkannya terjadi pada siapa pun.”
“Dia berada dalam situasi yang sensitif, dan yang terpenting adalah kami selalu berada di sisinya dan membantunya kembali menemukan ketenangan.”
“Hidup tidak selalu berjalan sesuai keinginan kita, dan dibutuhkan kekuatan nyata untuk melewati momen-momen seperti ini.”
Fokus ke Liga Champions
Inter Milan, runner-up musim lalu, telah memulai kampanye Liga Champions musim ini dengan catatan positif, meraih kemenangan atas Ajax, Slavia Prague, dan Union Saint-Gilloise.
Berikutnya, Inter akan menghadapi klub asal Kazakhstan, Kairat Almaty. Kairat, yang sebelumnya berhasil menyingkirkan Celtic dalam perjalanan mereka menuju fase grup, baru mengumpulkan satu poin dari kemungkinan sembilan poin yang tersedia.
Chivu menepis anggapan bahwa awal kuat timnya di kompetisi ini disebabkan oleh jadwal pertandingan yang menguntungkan.
“Saya tidak terlalu memperhatikan apa yang orang lain katakan atau tulis,” ujar pelatih asal Rumania itu. “Saya tahu bahwa besok kami akan memainkan pertandingan krusial, dan jauh dari kata mudah, karena ini adalah Liga Champions dan kemenangan bukanlah sesuatu yang bisa kami anggap remeh, baik di sini maupun di Serie A.”
“Kami akan menghadapi tim yang berhasil melewati empat babak kualifikasi, menyingkirkan tim-tim seperti Slovan [Bratislava] dan Celtic, yang benar-benar menunjukkan kualitas mereka.”
“Jika seseorang ingin mengklaim bahwa kami mendapatkan lawan mudah, mereka bebas melakukannya, tetapi sebagai sebuah grup, staf kami, dan klub, kami selalu menghormati kompetisi dan tahu betapa sulitnya bermain dan melangkah jauh.”
Kondisi Lautaro Martínez
Kapten Inter, Lautaro Martínez, telah melewati tiga pertandingan tanpa mencetak gol sejak terakhir kali membobol gawang lawan dalam kemenangan 4-0 atas tim Belgia USG pada 21 Oktober.
Ketika ditanya mengenai performa pemenang Piala Dunia asal Argentina itu, Chivu mengatakan:
“Orang-orang mencoba menciptakan isu padahal tidak ada. Bahkan ketika dia tidak mencetak gol, dia berkontribusi banyak.”
“Saya mengatakan kepadanya sesuatu yang sangat sederhana: dia perlu lebih banyak tersenyum. Kebahagiaan, gairah, dan jiwa kepemimpinan adalah bagian dari karakternya.”
“Terkadang rasa tanggung jawab membebaninya, tetapi dia tahu betapa pentingnya dia bagi kami. Dia bekerja keras, memberikan segalanya dan hanya itu yang penting. Dia hanya perlu mengingat untuk menikmati apa yang dia lakukan.”
Kondisi psikologis para pemain menjadi sorotan bagi Chivu, terutama dengan insiden yang menimpa Josep Martínez dan tekanan pada Lautaro. Dukungan penuh dari staf pelatih dan tim diharapkan mampu menjaga moral skuad tetap tinggi saat mereka terus berjuang di berbagai kompetisi, terutama dengan ambisi besar di Liga Champions.
(SA/GN)
sumber : www.espn.co.uk
Leave a comment