Ranieri Akui Beruntung di Roma Musim Lalu, Masih Simpan Banyak Mimpi
Mantan pelatih AS Roma, Claudio Ranieri, menegaskan bahwa ia merasa “beruntung” bisa membawa Giallorossi naik di klasemen Serie A musim lalu. Ia juga mengakui masih memiliki “banyak” mimpi yang ingin dicapai dalam kariernya.
Ranieri menyampaikan hal ini kepada para wartawan di Roma pada Sabtu pagi, beberapa jam sebelum laga Juventus kontra Roma. Sosok pelatih berjuluk “Tinkerman” ini telah menjadi figur yang menyatukan Italia, seperti yang diamati oleh seorang reporter.
Claudio Ranieri, terlihat di pinggir lapangan saat AS Roma menghadapi Torino pada 25 Mei 2025 di Turin, Italia. (Foto oleh Valerio Pennicino/Getty Images)
Mimpi yang Terwujud dan yang Tersisa
“Sejujurnya, saya merasakan jantung saya berdebar hanya ketika saya datang ke Olimpico untuk menyaksikan Roma dan, sebagai seorang penggemar, saya bertanya-tanya apakah saya akan pernah bermain di sana sebagai pesepak bola,” kata Ranieri seperti dikutip dari TMW.
“Mimpi-mimpi saya telah terpenuhi, dan saya sangat puas dengan apa yang telah saya lakukan. Saya masih punya banyak mimpi, tetapi seseorang harus bekerja keras untuk mencapainya.”
Ranieri ditunjuk sebagai pelatih Roma pada November 2024, menggantikan Ivan Juric. Ia berhasil mengembalikan Giallorossi ke jalur yang benar, bahkan nyaris lolos ke Liga Champions.
Pelatih AS Roma, Claudio Ranieri, mengamati jalannya pertandingan Serie A antara AS Roma dan AC Milan, di Roma, Italia, 18 Mei 2025. (EPA-EFE/ANGELO CARCONI)
Ranieri ‘Beruntung’ di Roma Musim 2024-25
Ranieri kini tetap berada di klub sebagai direktur Roma dan memiliki andil dalam penunjukan Gian Piero Gasperini sebagai penggantinya.
“Saya beruntung memiliki ‘anak-anak emas’ (pemain) dan setidaknya 60.000 penggemar yang mendorong kami di setiap laga kandang di Olimpico. Saya sudah mengatakannya saat saya tiba. Kami tidak bisa melakukannya sendiri dan para penggemar mendorong serta menyemangati kami setiap saat,” pungkas Ranieri.
Gianluca Mancini dari Roma merayakan gol bersama rekan satu timnya dan pelatih kepala Claudio Ranieri (kiri) setelah mencetak gol 1-0 dalam pertandingan Serie A antara AS Roma dan AC Milan, di Roma, Italia, 18 Mei 2025. (EPA-EFE/ANGELO CARCONI)
Komentar Ranieri ini memberikan gambaran tentang faktor-faktor di balik kebangkitan AS Roma di musim 2024-2025. Selain strategi pelatih, dukungan masif dari para pendukung dan kualitas pemain yang disebutnya ‘golden boys’ menjadi elemen kunci keberhasilan mereka mendekati zona Liga Champions. Perannya sebagai direktur kini juga menunjukkan bagaimana Ranieri tetap berkomitmen untuk masa depan Giallorossi.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment