Resmi! Laga Serie A AC Milan Kontra Como Digelar di Australia Februari Mendatang
Liga sepak bola Italia, Serie A, secara resmi memberikan lampu hijau untuk pertandingan kandang kontroversial AC Milan melawan Como yang akan digelar di Australia pada Februari mendatang. Keputusan ini menandai langkah berani Serie A dalam menjangkau pasar global.
Latar Belakang Keputusan Kontroversial
Keputusan ini muncul dua bulan setelah La Liga Spanyol membatalkan rencana menggelar pertandingan Barcelona di Miami, Amerika Serikat, karena “ketidakpastian” di internal liga. Namun, Serie A tampak mantap dengan langkahnya.
Bos Serie A, Ezio Simonelli, mengumumkan bahwa “pertandingan antara Milan dan Como memang akan dimainkan pada 8 Februari di Perth.” Pemindahan lokasi ini bukan tanpa alasan, Stadion San Siro milik Milan tidak dapat digunakan pada tanggal tersebut karena akan menjadi tuan rumah upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin dua hari sebelumnya, yakni pada 6 Februari.
Syarat dan Jaminan dari FIFA serta AFC
Untuk memastikan kelancaran pertandingan di benua berbeda, Serie A harus bernegosiasi dengan berbagai pihak. Simonelli mengungkapkan, “Kami telah mengadakan pertemuan yang sangat ramah dengan (Presiden FIFA Gianni) Infantino. Kami sempat ragu mengenai kewajiban yang dibebankan kepada kami, terutama mengenai penggunaan wasit asing. Namun, (Ketua Komite Wasit FIFA Pierluigi) Collina telah memberikan jaminan tentang kualitas mereka,” tambahnya saat berada di Piala Super Italia di Riyadh.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), di mana Australia berafiliasi, menuntut agar pertandingan ini diwasiti oleh wasit AFC, bukan wasit Italia. Simonelli mengonfirmasi, “Kami akan menerima syarat ini, masih ada hal lain yang perlu diselesaikan,” merujuk pada isu-isu pemasaran yang juga perlu diatur.
Reaksi Pemain dan Sejarah Baru Serie A
Ini akan menjadi kali pertama pertandingan Serie A dimainkan di luar Italia, sebuah peristiwa bersejarah bagi liga tersebut. Namun, pemindahan lokasi yang melibatkan perjalanan pulang pergi lebih dari 13.000 kilometer ini tidak luput dari kritik.
Beberapa pemain internasional Prancis dari Milan, Adrien Rabiot dan Mike Maignan, dikabarkan telah menyatakan keberatan mereka terhadap perjalanan jauh ini, menunjukkan kekhawatiran akan dampak kebugaran dan jadwal yang padat.
Langkah ambisius Serie A ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dan daya tarik global liga, meskipun harus menghadapi tantangan logistik dan potensi ketidaknyamanan bagi para pemain. Keputusan ini sekaligus menjadi preseden baru bagi kompetisi sepak bola papan atas Eropa untuk keluar dari zona nyaman mereka.
(SA/GN)
sumber : punchng.com
Leave a comment