Home Sepakbola Italia Serie A Tomori Santai di Serie A: ‘Timnas Inggris Pasti Mantau!’
Serie A

Tomori Santai di Serie A: ‘Timnas Inggris Pasti Mantau!’

Share
Tomori Santai di Serie A: 'Timnas Inggris Pasti Mantau!'
Share

Fikayo Tomori: Serie A Tak Menghambat Peluang ke Timnas Inggris

Bek sentral AC Milan, Fikayo Tomori, menegaskan bahwa bermain di Serie A sama sekali tidak merugikan kesempatannya untuk dipanggil masuk ke skuad Timnas Inggris. Ia menunjuk rekannya di Rossoneri, Ruben Loftus-Cheek, sebagai contoh pemain yang tetap mendapatkan panggilan setelah meninggalkan Premier League.

Konteks Panggilan Timnas dan Karier di Italia

Sejak bergabung dengan Milan dari Chelsea pada tahun 2020, Tomori telah mengoleksi 189 penampilan kompetitif untuk klub Italia tersebut, termasuk 122 laga di Serie A. Namun, hingga saat ini ia baru mencatatkan lima caps untuk Timnas Inggris, dengan panggilan terakhirnya terjadi lebih dari dua tahun lalu, pada Oktober 2023.

Meskipun minim kesempatan di bawah bendera Tiga Singa, Tomori tidak percaya bahwa bermain di Serie A menjadi alasan ia kerap diabaikan.

“Saya pernah terpilih saat bermain di Italia, jadi saya tahu mereka (staf kepelatihan Inggris) mengamati,” ujar Tomori dalam podcast Filthyfellas.

Fikayo Tomori of England looks on during the warm up prior to the UEFA EURO 2024 European qualifier match between Ukraine and England at Stadion Wroclaw on September 09, 2023 in Wroclaw, Poland. (Photo by Maja Hitij/Getty Images)
WROCLAW, POLANDIA – 9 SEPTEMBER 2023: Fikayo Tomori dari Inggris melihat sekeliling saat pemanasan sebelum pertandingan kualifikasi UEFA EURO 2024 antara Ukraina dan Inggris di Stadion Wroclaw, Wroclaw, Polandia. (Foto oleh Maja Hitij/Getty Images)

“Dan Ruben (Loftus-Cheek) terpilih di pemusatan latihan terakhir dan sebelumnya, bahkan (Marcus) Rashford juga terpilih, Quansah juga terpilih, jadi ini bukan berarti ‘jauh dari mata, jauh dari pikiran’.”

Tomori mengakui bahwa bermain di Premier League memang memberikan eksposur yang lebih cepat bagi para pembuat keputusan di Timnas Inggris, namun ia tetap yakin bahwa berkarier di Italia tidak menghalangi peluangnya.

“Tentu saja, pelatih Timnas Inggris akan lebih sering menyaksikan pertandingan di Inggris, lebih mudah baginya untuk melihat. Itu bisa dimengerti, tapi bukan berarti saya berpikir karena saya di sini, dia tidak akan pernah melihat saya.”

Keputusan Pindah ke Milan

Tomori juga mengenang kembali keputusannya untuk meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan Milan pada tahun 2020.

Baca juga:  Klub Top Serie A Lirik Mainoo, Bakal Pindah?
Fikayo Tomori of England looks on during the international friendly match between England and Australia at Wembley Stadium on October 13, 2023 in London, England. (Photo by Bryn Lennon/Getty Images)
LONDON, INGGRIS – 13 OKTOBER 2023: Fikayo Tomori dari Inggris melihat sekeliling saat pertandingan persahabatan internasional antara Inggris dan Australia di Stadion Wembley, London, Inggris. (Foto oleh Bryn Lennon/Getty Images)

“Saya selalu tahu akan bermain di luar negeri, saya selalu merasakannya, saya hanya tidak tahu di mana. Ketika Milan datang, rasanya seperti… inilah klubnya.”

“Ketika saya pindah ke sana, itu adalah akhir dari masa COVID, jadi tidak seperti saya tiba-tiba berada di kota baru dan berpikir ‘ada apa ini’. Saya lebih sering berada di hotel, jadi meskipun saya keluar, tidak banyak orang di luar. Ketika saya tiba di sana, semuanya cukup mudah,” tambahnya.

Mike Maignan of AC Milan celebrates victory with teammates Fikayo Tomori and Strahinja Pavlovic after the Serie A match between AC Milan and AS Roma at Giuseppe Meazza Stadium on November 02, 2025 in Milan, Italy. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
MILAN, ITALIA – 2 NOVEMBER 2025: Mike Maignan dari AC Milan merayakan kemenangan bersama rekan setim Fikayo Tomori dan Strahinja Pavlovic setelah pertandingan Serie A antara AC Milan dan AS Roma di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia. (Foto oleh Marco Luzzani/Getty Images)

Pandangan Fikayo Tomori ini menyoroti perdebatan panjang mengenai bagaimana pelatih Timnas Inggris mengevaluasi pemain yang berlaga di liga-liga top Eropa lainnya. Konsistensinya di level tertinggi Serie A dan Liga Champions bersama AC Milan menunjukkan bahwa kualitasnya tidak perlu diragukan, meskipun panggilan dari Gareth Southgate masih menjadi tantangan yang perlu ia taklukkan.

(SA/GN)
sumber : football-italia.net

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Chiesa: “Saya tak pernah mau pergi dari Juventus; Giuntoli dan Motta yang tidak mau.”

Chiesa mengungkapkan bahwa niatnya tetap bersama Juventus, menyalahkan Giuntoli dan Motta atas...

Klub-klub Serie A berbaris untuk veteran Inter, Acerbi, 38 tahun!

Klub-klub Serie A tampak berminat kepada veteran Inter, Francesco Acerbi, yang berusia...

Catat tanggalnya! Ini dia laga seru Serie A 2026-27!

Catat tanggalnya! Saksikan laga seru Serie A musim 2026-27 yang menjanjikan pertarungan...

Jurnalis konfirmasi jarak €10juta antara Liverpool dan klub Serie A.

Jurnalis mengonfirmasi adanya perbedaan €10 juta antara Liverpool dan klub Serie A...