Milan Resmi Pecat Massimiliano Allegri dan Tim Manajemen
AC Milan telah resmi memecat pelatih Massimiliano Allegri, direktur Igli Tare, CEO Giorgio Furlani, dan kepala scout Geoffrey Moncada. Keputusan ini diambil setelah pernyataan tegas mengenai “kegagalan yang jelas” di musim ini.
Kekalahan Dramatis di Laga Penentu
Rossoneri hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan finis di zona Liga Champions. Dengan keunggulan dua poin dan catatan head-to-head yang lebih baik dari Como, Milan seharusnya berada dalam posisi nyaman. Namun, mereka gagal mempertahankan keunggulan 1-0 ketika kalah 2-1 di kandang dari Cagliari, tim yang tidak memiliki tujuan di akhir musim.
Pembersihan Besar-Besaran di Milan
Banyak sumber mengindikasikan bahwa akan ada perubahan besar di Milan, dan hal itu terkonfirmasi dengan pemecatan tersebut dalam satu pernyataan resmi yang dirilis di situs web klub.
“Setelah kekecewaan musim lalu, mandat yang diberikan kepemilikan kepada klub adalah untuk kembali ke Liga Champions dan membangun fondasi untuk meraih kemenangan secara konsisten di Serie A. Sebagian besar musim ini, kami berada di dua posisi teratas Serie A, dengan peluang nyata untuk bersaing meraih Scudetto. Namun, penampilan akhir musim sangat inkonsisten, dan kekalahan di laga terakhir menjadikan musim ini sebagai kegagalan yang jelas,” ujar pernyataan Milan.
Perubahan dan Rencana Masa Depan
Pemilik Milan, Gerry Cardinale, bersama Zlatan Ibrahimovic, kini bekerja untuk merancang struktur baru bagi klub, termasuk mencari pelatih baru, direktur olahraga, dan CEO.
Furlani yang telah menjadi bagian dari dewan direktur sejak 2019 dan menjabat CEO pada 2022, kini tidak lagi diperlukan setelah divestasi aset dari Elliott Management.
Tare, yang baru bergabung musim lalu bersama Allegri, hanya bertahan kurang dari satu tahun dalam posisi tersebut. Sementara Moncada, yang diangkat sebagai direktur teknis pada 2023, juga mengalami nasib serupa.
Statistik Singkat
Di bawah kepemimpinan Allegri, AC Milan menjalani 42 pertandingan kompetitif musim ini dengan raihan 22 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 10 kekalahan.
Keputusan ini mencerminkan dorongan untuk melakukan perubahan drastis di klub dalam upaya memulihkan kekuatan tim dan menemukan kembali jalan untuk mencapai prestasi di tingkat tertinggi Serie A.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment