De Ketelaere Akhiri Puasa Gol, Atalanta Raih Kemenangan Ketiga Beruntun atas Torino
Charles De Ketelaere akhirnya mengakhiri puasa golnya di Serie A setelah 118 hari. Golnya tersebut membawa Atalanta meraih kemenangan ketiga berturut-turut atas Torino, sebuah catatan yang belum pernah mereka raih musim ini.
Gianluca Scamacca dan Sead Kolasinac masih belum dalam kondisi 100 persen, sehingga Nikola Krstovic mempertahankan posisinya di lini depan setelah mencetak dua gol dalam kemenangan tengah pekan atas Bologna. Sementara itu, Raoul Bellanova dan Mitchel Bakker absen karena cedera, serta Ademola Lookman dan Odilon Kossounou sedang memperkuat tim nasional mereka di AFCON. Dari kubu Torino, Cesare Casadei absen karena skorsing setelah kekalahan mereka dari Udinese. Marcus Pedersen, Zanos Savva, dan Perr Schuurs juga belum sepenuhnya bugar, sementara Adam Masina bertugas internasional.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan baru berjalan 13 menit ketika kebuntuan pecah. Charles De Ketelaere berhasil menyundul bola dari tendangan sudut Lorenzo Bernasconi di tiang dekat, mengirim bola melesat di bawah mistar gawang. Gol ini sekaligus mengakhiri paceklik gol penyerang asal Belgia tersebut setelah 118 hari.
Cyril Ngonge sempat kesulitan saat mencoba melakukan serangan balik. Sementara itu, upaya Giorgio Scalvini di tiang jauh dari tendangan sudut Bernasconi lainnya berhasil dibelokkan melebar. Krstovic kemudian menyundul bola lurus ke arah kiper Torino, Alberto Paleari.
Paleari juga sigap keluar dari sarangnya untuk menggagalkan peluang Nicola Zalewski dalam sebuah serangan balik. Namun, masalah cedera Atalanta semakin parah ketika Berat Djimsiti harus ditandu keluar lapangan setelah mengalami cedera.
Memasuki babak kedua, kedua tim langsung menunjukkan agresivitas. De Ketelaere berhasil merangsek ke garis akhir dan melepaskan umpan tarik, namun Krstovic dan Aboukhlal sama-sama tersandung di kotak enam meter, memungkinkan Paleari mengamankan bola liar.
Beberapa saat kemudian, Davide Zappacosta menyambar umpan back-heel dari Zalewski dan melepaskan tembakan keras yang membentur tiang gawang dari sudut sulit.
Ardian Ismajli berhasil memblokir tendangan Zalewski, namun Marco Carnesecchi membuat penyelamatan gemilang dari tendangan keras Guillermo Maripan menyusul tendangan sudut. Bola rebound Nikola Vlasic kemudian diblokir oleh Honest Ahanor.
Carnesecchi kembali melakukan penyelamatan sensasional dalam situasi satu lawan satu ketika Giovanni Simeone lolos dari jebakan offside setelah menerima umpan terobosan dari Che Adams. Dari tendangan sudut berikutnya, sundulan diving Emirhan Ilkhan tidak memiliki cukup kekuatan untuk menaklukkan sang kiper.
Lazar Samardzic yang masuk sebagai pemain pengganti memiliki dua peluang menjanjikan, namun salah satunya melambung di atas mistar dan yang lainnya diblok di tiang dekat.
Pertandingan tetap terbuka hingga menit-menit akhir. Vlasic membuat penonton menahan napas ketika ia melepaskan tembakan keras yang hanya tipis melebar dari tepi kotak penalti di menit ke-88.
Serangan terakhir Torino buyar ketika umpan silang Cristiano Biraghi berhasil dicegat oleh Scamacca. Hal ini memungkinkan Mario Pasalic melakukan serangan balik dari separuh lapangannya sendiri dan dengan tenang menaklukkan Paleari dalam situasi satu lawan satu. Momen tersebut sangat emosional bagi gelandang asal Kroasia itu, yang kehilangan ayahnya sesaat sebelum Natal, sehingga ia menerima pelukan dari semua rekan setimnya.
Hasil Pertandingan
Atalanta 2-0 Torino
- De Ketelaere 13′ (Atalanta)
- Pasalic 95′ (Atalanta)
Kemenangan ini menjadi suntikan moral berharga bagi Atalanta yang tengah berjuang di liga. Dengan tiga kemenangan beruntun, mereka menunjukkan konsistensi yang patut diperhitungkan dan berharap dapat terus menjaga momentum positif ini di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Gol De Ketelaere juga menjadi harapan baru bagi sang pemain untuk kembali menemukan performa terbaiknya setelah periode sulit.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment