AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Penalti Genoa Melayang di San Siro
AC Milan harus menunda ambisi mereka untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen Serie A, Inter Milan, setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 di kandang sendiri melawan Genoa pada pertandingan yang berlangsung Kamis malam waktu setempat.
Hasil ini bahkan bisa lebih buruk bagi Rossoneri. Genoa sebenarnya memiliki peluang emas untuk membawa pulang kemenangan setelah mendapatkan penalti di menit-menit akhir pertandingan, hanya beberapa saat setelah Milan menyamakan kedudukan di masa injury time. Namun, kesempatan itu gagal dimanfaatkan dengan baik.
Drama di San Siro
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Milan bertekad meraih poin penuh. Pelatih Massimiliano Allegri, yang merayakan pertandingan ke-200-nya memimpin Rossoneri dalam dua periode, ingin menjaga tekanan terhadap rival sekota mereka. Milan sebenarnya sempat mengancam di awal laga ketika sundulan Matteo Gabbia dari umpan silang Christian Pulisic membentur mistar gawang.
Namun, justru Genoa yang berhasil mencetak gol lebih dulu, di luar dugaan, pada menit ke-28. Ruslan Malinovskyi melepaskan umpan silang brilian yang berhasil disontek Lorenzo Colombo dari jarak dekat. Colombo, yang merupakan pemain pinjaman dari Milan, memilih untuk tidak merayakan golnya dan mengangkat tangan sebagai tanda permintaan maaf.
Milan terus berusaha menyamakan kedudukan. Pada menit ke-59, Christian Pulisic sempat mengira ia telah mencetak gol penyama kedudukan, namun gol tersebut dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR). Wasit memutuskan bahwa bola mengenai lengan pemain asal Amerika Serikat itu, bukan kepalanya.
Drama puncak terjadi di akhir pertandingan. Rafael Leão berhasil mencetak gol penyama kedudukan lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok. Euforia Milan tak berlangsung lama. Genoa segera mendapatkan hadiah penalti setelah bek Milan, Davide Bartesaghi, menjatuhkan Mikael Ellertsson di dalam kotak terlarang. Sayangnya, Nicolae “Nicușor” Claudiu Stanciu gagal mengeksekusi penalti tersebut, dengan tendangannya melambung di atas mistar gawang.
Peluang Terbuang dan Klasemen Sementara
Hasil imbang ini membuat Milan yang berada di posisi kedua kini terpaut tiga poin dari Inter Milan, yang sehari sebelumnya meraih kemenangan 2-0 atas Parma. Rossoneri kini memiliki 40 poin dari 19 pertandingan, sementara Inter kokoh di puncak dengan 43 poin.
Bagi Genoa, kegagalan ini memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka menjadi lima pertandingan. Mereka kini berada tiga poin di atas zona degradasi, menambah tekanan untuk segera bangkit dari keterpurukan.
Remaja Penyelamat Cagliari
Di pertandingan lain, pemain pengganti berusia remaja, Yael Trepy, mencetak gol penyama kedudukan yang spektakuler untuk membantu Cagliari bangkit dari ketertinggalan dua gol menjadi imbang 2-2 saat bertandang ke markas Cremonese. Trepy, yang baru masuk ke lapangan empat menit sebelumnya, melepaskan tembakan jarak jauh ke sudut kiri gawang pada menit ke-88.
Cremonese sempat unggul di babak pertama melalui gol-gol dari Dennis Johnsen dan Jamie Vardy, sebelum Michel Adopo mencetak gol untuk Cagliari di awal babak kedua. Hasil ini membuat Cagliari kini berjarak enam poin di atas zona degradasi, dan satu poin di bawah Cremonese.
(SA/GN)
sumber : apnews.com
Leave a comment