Gasperini Jelang Laga Panathinaikos: Prioritas di Liga, Skuad Terbatas, dan Optimisme Eropa
Gian Piero Gasperini memberikan pandangannya kepada media menjelang laga penting melawan Panathinaikos. Pelatih veteran itu menekankan bahwa timnya akan berusaha maksimal di kompetisi Eropa, namun prioritas utama tetap berada di ajang domestik Serie A.
Persiapan dan Prioritas Tim
Gasperini menjelaskan bahwa meskipun pertandingan besok bukan keharusan untuk menang mati-matian, timnya tetap akan mengincar hasil terbaik.
“Kami akan mencoba mendapatkan hasil, tapi ini bukan pertandingan yang harus kami menangkan dengan segala cara, karena kami sudah lolos sebagai salah satu dari 24 tim teratas,” ujar Gasperini. “Jika kami bisa menembus delapan besar dan menghindari babak play-off, tentu kami akan lebih senang. Namun, pada tahap musim ini, Serie A jelas menjadi prioritas. Meskipun demikian, kami akan tampil besok untuk memberikan yang terbaik.”
Kondisi Skuad dan Absennya Pemain
Mengenai susunan tim, Gasperini menolak memberikan bocoran. Ia juga mengungkapkan beberapa masalah cedera dan keterbatasan skuad.
“Saya tidak bisa memberitahu tim hari ini. Saya tidak pernah melakukannya, dan tentu saja tidak hari ini,” katanya. “Dybala keluar dari pertandingan melawan Milan dengan sedikit keluhan lutut. Dia jauh lebih baik kemarin. Hari ini dia masih sedikit nyeri. Kami akan memeriksanya besok.”
Untuk lini serang, Gasperini menghadapi beberapa kendala serius.
“Dovbyk harus menjalani operasi, jadi dia akan absen selama berbulan-bulan. Antonio Arena adalah pemain muda berusia 16 tahun yang melakukan debut fantastis dan mencetak gol, tapi dia jelas bukan bagian dari rencana awal kami,” jelas Gasperini. “Kemudian ada beberapa situasi yang tidak biasa: Donyell Malen baru saja bergabung dengan kami dan dia tidak masuk dalam daftar (UEFA). Yang sangat disayangkan adalah cedera Evan Ferguson karena dia cedera di menit terakhir pertandingan melawan Stuttgart. Dia tidak begitu beruntung.”
Perjalanan di Eropa dan Perbaikan Performa
Gasperini menyoroti ambisi timnya di berbagai kompetisi sejak awal musim, mengakui awal yang sulit namun melihat peningkatan signifikan.
“Dari awal, tujuan kami adalah tampil baik di setiap kompetisi: Serie A, Europa League, dan Coppa Italia. Tujuannya selalu untuk melakukan yang terbaik di semuanya,” ujarnya. “Kami memulai kampanye Eropa kami dengan dua kekalahan—salah satunya cukup luar biasa, dengan tiga penalti yang gagal. Tapi seperti di liga, kami telah meningkat seiring berjalannya musim, terutama dalam hal kualitas sepak bola kami.”
Meskipun mengakui adanya masalah dalam mencetak gol, Gasperini melihat perkembangan positif.
“Kami memiliki lebih banyak masalah dalam mencetak gol dan menciptakan peluang berbahaya, tetapi saya pikir kami sekarang menghasilkan jauh lebih banyak—sambil mempertahankan stabilitas pertahanan kami yang luar biasa—dan kami mendapatkan beberapa hasil bagus,” tambahnya.
Jendela Transfer dan Aturan Skuad Eropa
Pelatih Italia itu juga menyuarakan keprihatinannya mengenai aturan jendela transfer dan daftar skuad Eropa yang kaku.
“Jendela transfer berarti Anda bisa membeli dan menjual di awal Januari tetapi daftar skuad Eropa sudah baku. Itu adalah hasil dari format yang telah diadopsi di tahun kedua ini,” jelasnya. “Saya pikir ini perlu diperhatikan karena jika tidak, Anda berisiko menghadapi pertandingan-pertandingan menentukan seperti besok dengan skuad yang tidak stabil. Bisa saja beberapa pemain telah pergi dan pemain lain yang bergabung tidak bisa bermain. Ini jelas merupakan area di mana tindakan perlu diambil.”
Menghadapi Panathinaikos dan Pertemuan Lawas
Mengenai lawan mereka, Panathinaikos, Gasperini memberikan pujian dan menegaskan tekad timnya untuk lolos.
“Panathinaikos adalah tim bagus yang tampil sangat baik di Eropa. Mereka sedikit kesulitan di liga domestik mereka tetapi mereka adalah tim yang terorganisir dengan baik dan memiliki bentuk permainan yang bagus. Seperti kami, mereka juga mengalami beberapa masalah dengan skuad mereka,” katanya. “Kami jelas akan melakukan segalanya untuk lolos karena kami sudah mencapai pertandingan terakhir dan wajar untuk ingin berada di puncak grup itu.”
Gasperini juga tidak khawatir dengan kemungkinan harus bermain satu babak tambahan (play-off).
“Kami telah berkembang dengan bermain pertandingan, dan banyaknya pertandingan yang harus kami mainkan telah membantu kami meningkatkan kualitas kami. Saya tidak melihat babak tambahan potensial sebagai masalah besar,” tegasnya.
Terakhir, Gasperini juga berbicara tentang Rafa Benitez.
“Kami memiliki hubungan yang baik. Kami tidak menghabiskan banyak waktu bersama, tetapi kami saling mengenal selama bertahun-tahun. Dia tidak diragukan lagi adalah seorang profesional yang fantastis, seorang pelatih yang telah sukses di banyak negara berbeda,” ujar Gasperini. “Akan menyenangkan bertemu dengannya lagi dan menyapa. Bagaimanapun, ini akan menjadi pertarungan yang bagus.”
Dengan prioritas di Serie A namun tetap berambisi di kancah Eropa, Gasperini dan timnya bersiap menghadapi tantangan dari Panathinaikos. Meski dihadapkan pada masalah cedera dan keterbatasan skuad, pelatih tersebut optimistis terhadap peningkatan performa timnya dan siap menghadapi setiap rintangan untuk mencapai tujuan musim ini.
(SA/GN)
sumber : romapress.net
Leave a comment