Inter Milan Dekati Gelar Serie A di Bawah Asuhan Cristian Chivu
Inter Milan, yang dikenal dengan kekalahan yang mengejutkan di Eropa, kembali menunjukkan kekuatannya di kancah domestik. Di musim pertama Cristian Chivu sebagai pelatih, Inter semakin dekat meraih gelar Serie A dan masih memiliki kesempatan untuk meraih dua trofi setelah mencapai final Piala Italia.
Jika Inter berhasil mengalahkan Torino dan Napoli, serta AC Milan tidak meraih kemenangan akhir pekan ini, maka Inter dapat memastikan gelar liga Italia dengan masih menyisakan empat pertandingan.
Kesuksesan di level domestik sangat kontras dengan hasil buruk di liga Champions musim ini, di mana Inter tereliminasi oleh klub Norwegia yang kurang dikenal, Bodø/Glimt, dan mengalami kekalahan telak 5-0 dari Paris Saint-Germain pada final musim lalu.
Inter terakhir kali meraih kombinasi gelar liga dan piala dalam satu musim pada tahun 2010 di bawah asuhan José Mourinho. Chivu, yang merupakan bagian dari tim itu, kini menunjukkan bakatnya sebagai pelatih setelah sukses membantu Parma terhindar dari degradasi musim lalu.
“Saya hanya Cristian. Tanggung jawab saya hanya kepada para pemain ini,” ujar Chivu saat ditanya tentang perbandingannya dengan Mourinho. “Saya berusaha melakukan pekerjaan saya dengan sebaik mungkin untuk mereka yang percaya pada saya, dan juga untuk para pemain hebat ini. Semoga kami bisa mencapai beberapa target yang telah ditetapkan.”
Chivu juga ditanya tentang kemungkinan meraih dua trofi setelah Inter berhasil bangkit dari ketinggalan dua gol untuk mengalahkan Como 3-2 di semifinal Piala Italia. Inter akan menghadapi Lazio di final yang dijadwalkan pada 13 Mei mendatang.
Pertandingan Kunci
Partai antara AC Milan yang berada di posisi kedua dan Juventus di posisi keempat pada Minggu bukan sekadar untuk mengamankan tempat di Liga Champions. Pertandingan ini juga jadi ajang pertemuan antara dua bintang internasional asal Amerika Serikat di Italia.
Penyerang Milan, Christian Pulisic, belum mencetak gol sejak Desember untuk klub maupun timnas, sementara Weston McKennie telah menjadi pemain penting bagi Juventus sejak Luciano Spalletti menjabat pelatih pada bulan Oktober. Setelah pertandingan ini, Pulisic dan McKennie tidak akan bertemu lagi sebelum berkumpul di kamp pelatihan tim nasional menjelang Piala Dunia di kandang sendiri.
Pemain yang Perlu Diawasi
Kiper Inter, Josep Martínez, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan spektakuler menghadapi Como di Piala Italia, menggunakan teknik butterfly ala penjaga gawang hoki. Dengan menjatuhkan tubuh ke lutut dan mengangkat tangan untuk menutupi lebih banyak area, Martínez berhasil membuat penyelamatan refleks terdengar mudah.
Walaupun begitu, Martínez tetap menjadi pilihan kedua Inter setelah Yann Sommer, yang diperkirakan akan menjadi starter saat menghadapi Torino pada hari Minggu.
Dalam Perhatian
Kapten Inter sekaligus pemuncak daftar pencetak gol Serie A, Lautaro Martinez, masih harus absen karena cedera otot.
Kasus Hukum di Milan
Otoritas Milan kini sedang menyelidiki dugaan jaringan prostitusi yang melibatkan lebih dari 70 pemain sepak bola. Empat orang telah ditangkap atas tuduhan mengatur layanan escort, meskipun hingga kini belum ada pemain yang secara resmi menjadi tersangka.
Menjelang pertandingan mendatang, performa Inter di liga domestik menunjukkan sinyal positif, meskipun ada tantangan yang harus mereka hadapi di kancah internasional. Hal ini menjadi sorotan penting bagi tim dan para penggemar mereka.
(SA/GN)
sumber : apnews.com
Leave a comment