Juventus Bantai Cremonese 5-0, Kukuhkan Dominasi di Serie A
Juventus tampil klinis saat melumat Cremonese 5-0 dalam lanjutan Serie A, memperpanjang rekor sempurna mereka dalam empat pertemuan terakhir di abad ini melawan Le Tigri. Kemenangan telak ini menunjukkan performa solid Si Nyonya Tua di kandang.
Jalannya Pertandingan
La Vecchia Signora langsung nyaman sejak awal pertandingan. Mereka nyaris unggul ketika Jonathan David memanfaatkan umpan ceroboh dan tembakannya membentur tiang dari sudut sempit.
Tuan rumah tidak perlu menunggu lama untuk gol pembuka mereka. Di menit ke-12, gol tersebut tercipta dengan sedikit keberuntungan ketika tendangan Fabio Miretti membentur Gleison Bremer, mengecoh Emil Audero, dan masuk ke gawang.
Gol kedua Juventus tiba hanya tiga menit berselang. Khephren Thuram berlari ke depan lapangan dan mengoper bola kepada David, yang kemudian dengan tenang menyelesaikan peluang tersebut.
Cremonese sempat berpikir mereka mendapat kesempatan untuk merespons ketika penalti awalnya diberikan atas pelanggaran Manuel Locatelli terhadap Dennis Johnsen. Namun, keputusan itu dibatalkan, dan pelatih Davide Nicola diusir dari bangku cadangan setelah insiden tersebut.
Frustrasi Le Tigri semakin menjadi ketika penalti justru diberikan di sisi lain setelah Federico Baschirotto menyentuh bola dengan tangan saat mencoba menghalau upaya Thuram. Kenan Yildiz maju sebagai eksekutor, penaltinya sempat ditepis dan membentur tiang, namun bola kembali memantul kepadanya untuk ia lesakkan ke gawang.
Yildiz kemudian melakukan dribel ciamik namun digagalkan oleh Audero, dan sundulan Weston McKennie dari tendangan sudut berikutnya melebar.
Rasa tidak percaya para pemain tamu kembali muncul hanya dalam tiga menit setelah babak kedua dimulai. McKennie berhasil melewati Audero, dan upaya Matteo Bianchetti untuk menghalau tembakannya justru membuat bola memantul dari Filippo Terracciano dan menjadi gol bunuh diri.
Audero sempat menggagalkan upaya McKennie dan Yildiz tak lama setelah itu, tetapi Juventus menolak untuk mengendur. Sundulan McKennie di menit ke-64 membuat kiper Cremonese tidak berdaya, meski ia sempat menyentuh bola.
Le Tigri kemudian digagalkan untuk mendapatkan gol hiburan ketika Michele Di Gregorio melakukan penyelamatan brilian untuk menepis tendangan Alberto Grassi, dan gol Bianchetti dari tendangan sudut berikutnya dianulir karena handball.
David juga melihat golnya dianulir karena offside, tetapi kerja keras Juventus telah lama tuntas. Mereka mencatat kemenangan keenam dari tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Konteks Klasemen
Hasil ini membuat Juventus naik ke posisi keempat di klasemen Serie A, empat poin di belakang pemuncak klasemen Inter Milan, meskipun La Vecchia Signora telah memainkan satu pertandingan lebih banyak. Sementara itu, Cremonese berada di posisi ke-13 setelah menelan kekalahan keempat dari enam pertandingan terakhir mereka.
Man of the Match: Khephren Thuram (Juventus)
(SA/GN)
sumber : www.flashscore.com
Leave a comment