Lakers Hadapi Tantangan Dalam Menjaga Komposisi Tim

LeBron James dan Luka Doncic akan memulai musim penuh mereka sebagai rekan satu tim.
Los Angeles Lakers selalu menarik perhatian saat melakukan perubahan besar. Musim lalu, mereka membuat keputusan mengejutkan dengan menambah Luka Doncic dari Dallas Mavericks, mengorbankan Anthony Davis dan Max Christie. Namun, musim ini tampaknya Lakers kurang menemukan peluang untuk melakukan transaksi signifikan.
Manajemen Lakers diharapkan tidak akan menukarkan aset paling berharga mereka, pick putaran pertama 2032. Mengacu pada pernyataan Dan Woike, pick ini mungkin menjadi aset trading terbaik mereka, tetapi mengorbankannya akan membatasi kemampuan tim untuk trading di tahun-tahun mendatang:
“Jika kita berbicara secara teknis, pick putaran pertama 2032 mungkin adalah aset perdagangan paling berharga bagi Lakers. Namun, jika mereka menukarnya, kemampuan tim untuk menukar pick 2031 sekarang dan pick 2033 musim panas mendatang akan terbatas.”
Opsi Perdagangan yang Terbatas
Pergerakan Lakers dalam beberapa tahun terakhir untuk merombak skuat selama era LeBron James, membuat mereka kesulitan melakukan perubahan sekarang. Kecuali jika mereka memutuskan untuk melepas Austin Reaves menjelang perpanjangan kontraknya, aset utama yang dimiliki adalah pick draft mendatang.
Rata-rata pemain dalam skuat saat ini mayoritas adalah peran pemain dan veteran yang tidak memiliki nilai tinggi di mata tim lain. Lakers harus berharap bahwa Rui Hachimura dan Gabe Vincent cukup menarik bagi tim lain untuk mengalihkan talenta “menang sekarang”. Banyak yang percaya Lakers perlu mengambil risiko dengan bakat bernilai rendah dan mengembangkan mereka untuk melakukan perdagangan yang bermanfaat.
Star besar yang ada dalam daftar target perdagangan tidak mungkin pindah ke Lakers kecuali situasi Reaves berubah. Lakers kini berfokus menjadikan Reaves bagian penting dari masa depan, namun dia akan mendapatkan tawaran kontrak besar saat memasuki free agency.
Kesulitan Dalam Menjual Dalton Knecht
Musim lalu, Lakers hampir mendapatkan center Mark Williams dengan menukarkan Dalton Knecht dan pick draft, tetapi keputusan diambil untuk tidak melanjutkan kesepakatan tersebut setelah hasil tes fisik Williams tidak memuaskan.
Situasi ini kembali relevan karena nilai dagang Knecht yang menurun. Di musim rookie-nya, Knecht memiliki nilai sebagai penembak solid yang dapat membantu banyak tim. Namun, JJ Redick kini kehilangan kepercayaan pada Knecht, dengan waktu bermainnya semakin berkurang pada tim yang sudah memiliki kedalaman skuad yang kurang optimal. Penurunan nilai Knecht menyebabkan banyak tim tidak tertarik kepadanya, yang semakin menyulitkan Lakers untuk melakukan kesepakatan kecil. Ketidakmampuan untuk menawarkan pick paling berharga saat ini mungkin menjadi penghalang bagi perbaikan tim menjelang tenggat waktu perdagangan.
Kondisi ini mencerminkan tantangan yang dihadapi Lakers dalam meramu tim kompetitif di masa mendatang. Perubahan dan pembaruan yang cermat diperlukan untuk memastikan bahwa mereka dapat bersaing di liga yang semakin ketat.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment