Home Sepakbola Italia Serie A Laporan: Pengawal dan Gas Tertawa, Apa Kabar Dunia Olahraga Kita?
Serie A

Laporan: Pengawal dan Gas Tertawa, Apa Kabar Dunia Olahraga Kita?

Share
Laporan: Pengawal dan Gas Tertawa, Apa Kabar Dunia Olahraga Kita?
Share

Skandal Baru Mengguncang Sepak Bola Italia

Sepak bola Italia kembali diguncang dengan adanya penyelidikan terhadap sebuah jaringan yang diduga terlibat dalam eksploitasi prostitusi. Guardia di Finanza telah diaktifkan untuk menyelidiki keterlibatan sejumlah pemain Serie A, termasuk dari klub-klub besar seperti Milan dan Inter, dalam aktivitas yang berkaitan dengan prostitusi dan penggunaan gas nitrous oxide sebagai zat rekreasional.

50 Pemain Terlibat

Kira-kira 50 pemain Serie A disebut-sebut terlibat sebagai konsumen dalam jaringan ini. Pengadilan Milan sedang menangani kasus ini atas permintaan Kejaksaan, dan empat orang sudah ditahan di rumah. Mereka dituduh telah memfasilitasi prostitusi dengan mengatur layanan pengiring serta pencucian uang. Laporan menyebutkan bahwa jaringan ini memungkinkan klien kaya, termasuk atlet profesional, untuk mengakses layanan seksual dan penggunaan nitrous oxide.

Gas nitrous oxide dikenal sebagai zat anestesi dan analgesik, tetapi juga disalahgunakan sebagai narkoba. Guardia di Finanza menegaskan bahwa tidak ada indikasi kekerasan dalam tindakan yang terungkap selama penyelidikan.

Wiretap yang dilakukan oleh La Gazzetta dello Sport mengungkapkan bahwa seorang pembalap Formula 1 juga menggunakan layanan dari jaringan ini. Percakapan diungkapkan, di mana si pembalap meminta, “Saya punya teman yang merupakan pembalap Formula 1 dan dia ingin seorang pacar berbayar. Bisakah kita mencarikannya?”

Rangkaian Layanan yang Ditawarkan

Layanan yang ditawarkan sangat lengkap, dimulai dari makan malam di restoran mewah di Milan, dilanjutkan dengan kemungkinan melanjutkan malam di klub atau hotel. Dalam pesan yang dibagikan, disebutkan, “Kami akan membawa mereka ke Just,” merujuk pada Just Cavalli, dan “Kami juga bisa di Me,” yang merupakan hotel di Piazza della Repubblica.

Pertemuan dilaksanakan di lokasi-lokasi tersebut, dan organisasi ini dikelola oleh sebuah agensi yang berbasis di Cinisello Balsamo, yang dikendalikan oleh dua tersangka utama. Promosi layanan ini juga dilakukan melalui Instagram pada akun “Made_luxury_concierge”, yang diikuti oleh banyak pemain Serie A. Beberapa perjalanan juga diatur, khususnya menuju pulau Mykonos di Yunani.

Baca juga:  Duh, Napoli Terancam Out! Serie A Lenyap dari 8 Besar UCL?

Kasus ini menjadi perhatian publik dan semakin mengekspos sisi kelam industri olahraga, berpotensi membawa dampak signifikan terhadap reputasi pemain dan klub-klub yang terlibat. Langkah selanjutnya dari pihak berwenang dan reaksi dari komunitas sepak bola akan sangat dinanti dalam menghadapi skandal ini.

(SA/GN)
sumber : sempremilan.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Marco Palestra: Peluang Manchester City Dapatkan Wing-Back Baru!

Marco Palestra memunculkan peluang menarik bagi Manchester City untuk mendatangkan wing-back baru,...

Juventus mulai negosiasi dengan Emi Martinez dalam pencarian kiper baru.

Juventus telah memulai negosiasi dengan Emi Martinez, sebagai upaya untuk menemukan kiper...

Manchester United Dekati Gelandang Serie A: Apakah Ini Langkah Cerdas Carrick?

Manchester United sedang memantau gelandang Serie A, menggugah keyakinan bahwa langkah ini...

Man United Hampir Dapatkan Gelandang Serie A: Langkah Cerdas Carrick?

Manchester United hampir merekrut gelandang Serie A, yang dianggap langkah cerdas oleh...