Roma Bertandang ke Athena, Targetkan Slot Delapan Besar Liga Europa
Roma akan berupaya mengunci posisi delapan besar dalam fase liga UEFA Europa League saat mereka menghadapi Panathinaikos malam ini. Olympic Stadium of Athens menjadi lokasi pertandingan kedua tim yang baru akan bertemu untuk ketiga kalinya ini.
Meskipun meraih hasil imbang berturut-turut melawan Ferencvaros dan Viktoria Plzen, Panathinaikos telah memastikan diri lolos ke babak gugur dengan satu pertandingan tersisa. Pasukan Rafael Benitez unggul empat poin dari Ludogorets yang berada di posisi ke-25 menjelang kick-off malam ini, namun ada lebih dari sekadar harga diri yang dipertaruhkan.
Panathinaikos saat ini duduk di peringkat ke-19 klasemen, terpaut tiga poin dari Real Betis yang berada di posisi kedelapan. Meskipun kecil kemungkinan mereka langsung terbang ke babak 16 besar, mereka masih bisa mengamankan posisi unggulan di babak playoff. Namun, mengalahkan Roma bisa menjadi tantangan berat bagi raksasa Yunani tersebut.
Di sisi lain, tim asuhan Gian Piero Gasperini berhasil bangkit dari ketertinggalan di babak kedua untuk menahan imbang rival Serie A mereka, Milan, dengan skor 1-1 pada akhir pekan lalu. Meskipun harapan mereka untuk Scudetto menipis, tim tamu telah memposisikan diri dengan sempurna untuk menghindari playoff Liga Europa berkat empat kemenangan beruntun.
Kemenangan kandang nyaman 2-0 atas raksasa Bundesliga, Stuttgart, pekan lalu menempatkan Roma unggul satu poin dari Porto yang berada di posisi kesembilan. Oleh karena itu, mereka tidak boleh terpeleset di Athena jika ingin mengurangi tekanan pada jadwal padat mereka di bulan Februari.
Analisis Pertandingan
Panathinaikos
Panathinaikos sempat terlihat akan langsung melaju ke babak 16 besar setelah lima putaran awal fase liga. Namun, dua hasil imbang pada dua matchday terakhir telah mengubah keadaan, membuat tim asuhan Benitez harus berjuang keras di hari terakhir.
Mereka tidak hanya harus menunaikan tugas dengan mengalahkan Roma, tetapi juga membutuhkan serangkaian hasil yang menguntungkan di pertandingan lain. Laga kandang mendatang mungkin tidak sepenuhnya menjamin kesuksesan, mengingat Panathinaikos hanya memenangkan dua dari 12 pertandingan fase utama Liga Europa terakhir mereka di Athena (2 imbang, 8 kalah).
Memang, tuan rumah telah menunjukkan performa yang campur aduk di Leoforos Alexandras Stadium musim ini, hanya memenangkan satu dari tiga pertandingan kontinental mereka (1 imbang, 1 kalah). Patut dicatat juga bahwa ketiga pertandingan tersebut datang melawan tim-tim yang saat ini berada di luar 16 besar, menunjukkan bahwa Roma bisa berada dalam posisi prima untuk meraih tiga poin penuh.
Roma
Sebagai salah satu tim paling bugar di kompetisi ini, Roma melakukan perjalanan ini untuk mengejar kemenangan Liga Europa kelima berturut-turut setelah menyingkirkan Rangers, Celtic, Midtjylland, dan Stuttgart. Giallorossi terakhir kali mencapai prestasi tersebut pada April 2021, tetapi dengan mencetak setidaknya dua gol di setiap kemenangan tersebut, mereka seharusnya merasa cukup percaya diri.
Kemenangan lain akan membuat Roma mengamankan tiket ke babak 16 besar Liga Europa untuk kedelapan kalinya secara beruntun. Namun, raksasa Italia itu tidak bisa menganggap remeh. Mereka memang telah kalah dalam dua pertemuan sebelumnya dengan Panathinaikos dengan skor identik 3-2, meskipun terakhir kali mereka saling berhadapan adalah pada tahun 2010.
Di sisi positif, pasukan Gasperini telah tampil gemilang dalam perjalanan kontinental mereka musim ini, memenangkan ketiga pertandingan Liga Europa tandang mereka. Start cepat kemungkinan akan membantu Roma mempertahankan rekor tandang sempurna mereka, mengingat tim yang memimpin di babak pertama memenangkan enam dari tujuh pertandingan fase liga mereka musim ini.
Kondisi Tim
Sejumlah cedera pemain kunci telah membuat skuad Benitez pincang, dengan Panathinaikos kehilangan nama-nama seperti Filip Djuricic, Cyriel Dessers, dan Karol Swiderski, yang semuanya pernah bermain di Serie A. Selain itu, mantan kapten Milan, Davide Calabria, juga berisiko absen dalam pertandingan ini karena sakit.
Adapun Roma, striker Ukraina Artem Dovbyk masih cedera pangkal paha. Gelandang bintang Manu Kone telah bergabung dengannya di pinggir lapangan, sementara Paulo Dybala mengalami cedera saat melawan Milan. Dengan dua pemain baru Robino Vaz dan Donyell Malen tidak memenuhi syarat, Gasperini kemungkinan akan kembali mengandalkan Evan Ferguson untuk memimpin lini serang.
Prediksi Susunan Pemain
Panathinaikos (4-2-3-1):
- Lafont
- Calabria, Ingason, Touba, Kyriakopoulos
- Sanches, Gnezda Cerin
- Pellistri, Bakasetas, Zaroury
- Tetteh
Roma (3-4-2-1):
- Svilar
- Mancini, Ziolkowski, Ghilardi
- Celik, Cristante, Pisilli, Tsmikas
- Soule, Pellegrini
- Ferguson
Proyeksi Pertandingan
Panathinaikos mungkin sedang tidak dalam performa terbaik, namun Roma akan keliru jika meremehkan tuan rumah. Gasperini tentu memahami hal tersebut, dan kami memperkirakan Giallorossi akan mampu meraih kemenangan tipis, seperti yang sering mereka lakukan musim ini.
(SA/GN)
sumber : cultofcalcio.com
Leave a comment