Berikut adalah artikel yang ditulis ulang dengan gaya garisfinish.com:
AC Milan Tundukkan Bologna 3-0, Jaga Tekanan di Papan Atas Serie A
AC Milan berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 saat bertandang ke markas Bologna di Stadion Renato Dall’Ara pada Selasa malam, 3 Februari 2026. Tiga gol Rossoneri dicetak oleh Ruben Loftus-Cheek, Christopher Nkunku, dan Adrien Rabiot. Kemenangan ini terasa spesial mengingat Milan tampil tanpa dua pilar utama mereka, Rafael Leao dan Christian Pulisic. Hasil positif ini datang setelah bursa transfer ditutup, menghapus kekecewaan yang mungkin timbul akibat gagal merekrut striker Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta.
Sebelum kick-off, Bologna hanya mampu memenangkan satu dari enam pertandingan Serie A mereka di tahun 2026. Sementara itu, Milan datang setelah bermain imbang 1-1 melawan Roma pekan lalu, sangat membutuhkan kemenangan untuk terus menekan Inter di puncak klasemen. Bologna sendiri harus bermain tanpa kiper utama Lukasz Skorupski yang sedang menjalani skorsing, serta bek tengah andalan Jhon Lucumi yang cedera.
Di kubu Milan, absensi Christian Pulisic, Alexis Saelemaekers, dan Santiago Gimenez karena cedera cukup terasa. Rafael Leao hanya mampu duduk di bangku cadangan, dan dengan Niclas Füllkrug juga sebagai pemain pengganti, Milan menurunkan duet penyerang baru yang menarik, yaitu Christopher Nkunku dan Ruben Loftus-Cheek.
Jalannya Pertandingan
Bologna memulai pertandingan dengan menjanjikan. Melalui aksi Juan Miranda dan Jonathan Rowe, mereka mendapatkan beberapa tendangan bebas dan tendangan sudut, namun gagal memanfaatkannya menjadi gol.
Setelah seperempat jam, Milan mulai menemukan ritme permainan mereka. Peluang pertama datang saat Zachary Athekame mengirimkan umpan silang yang disambut sundulan Youssouf Fofana, namun bola masih melebar tipis dari tiang gawang.
Dua menit berselang, Milan memecah kebuntuan. Christopher Nkunku mendapatkan sundulan bebas di kotak penalti yang awalnya berhasil ditepis kiper Federico Ravaglia. Bola muntah jatuh ke kaki Adrien Rabiot, yang dengan cepat mengoper kepada Ruben Loftus-Cheek untuk diselesaikan dari jarak sekitar 10 yard. Skor 1-0 untuk Milan.
Duet Nkunku dan Loftus-Cheek kembali beraksi sepuluh menit sebelum jeda untuk menggandakan keunggulan Rossoneri. Loftus-Cheek mengirimkan umpan terobosan kepada Nkunku di dalam kotak penalti. Ravaglia berupaya menghalau, namun salah perhitungan dan menjatuhkan Nkunku. Wasit menunjuk titik putih, dan setelah pemeriksaan VAR mengonfirmasi keputusan tersebut, Nkunku dengan tenang mengeksekusi penalti ke sisi kanan bawah gawang, mengecoh Ravaglia. Milan unggul 2-0.
Babak kedua baru berjalan beberapa saat, Milan langsung tancap gas. Juan Miranda melakukan lemparan ke dalam yang jauh dari separuh lapangannya sendiri. Adrien Rabiot melihat celah, merebut bola, berlari sendirian menuju gawang, dan tanpa kesulitan menaklukkan kiper dalam situasi satu lawan satu. Milan memperlebar jarak menjadi 3-0.
Setelah gol ketiga tersebut, peluang-peluang bersih mulai berkurang. Bologna mendapatkan banyak penguasaan bola di babak kedua, tetapi kesulitan menembus pertahanan Milan. Pemain pengganti Niclas Füllkrug sempat mendapatkan peluang setelah menerima umpan lambung, ia berhasil mengecoh Torbjorn Heggem, namun akhirnya terhadang oleh kiper Ravaglia.
Ringkasan Pertandingan
Bologna 0-3 Milan
- Ruben Loftus-Cheek 20’
- Christopher Nkunku 39’ (penalti)
- Adrien Rabiot 48’
Dampak dan Konteks
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Milan di Serie A menjadi 22 pertandingan, sebuah pencapaian yang luar biasa. Rossoneri terus memberikan tekanan dalam perburuan gelar dengan kini berada lima poin di belakang pemuncak klasemen, Inter.
Di sisi lain, Bologna tertahan di posisi ke-10 dan berisiko terlempar ke paruh bawah klasemen jika gagal meraih poin penuh pada pertandingan akhir pekan depan. Kemenangan tandang ini menunjukkan kedalaman skuad Milan dan kemampuan mereka untuk tampil dominan bahkan saat tanpa pemain kunci. Duet Nkunku dan Loftus-Cheek terbukti menjadi kombinasi yang mematikan, memberikan harapan baru bagi lini serang Milan di sisa musim.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment