Pertarungan Panas Zona Degradasi: Torino vs Lecce di Serie A
Dengan hanya satu kemenangan liga di antara keduanya sejak awal tahun, dua tim Serie A yang tengah berjuang, Torino dan Lecce, akan mati-matian memperebutkan poin dalam lanjutan kompetisi akhir pekan ini. Pelatih Torino, Marco Baroni, berada di bawah tekanan besar setelah rentetan empat kekalahan di liga, yang membuat posisinya terancam menjelang kedatangan mantan klubnya ke Turin.
Kondisi Torino: Terjebak dalam Periode Negatif
Pekan-pekan terakhir menandai titik terendah dalam kampanye Torino yang kian memburuk. Meskipun detail kekalahan telak sebelumnya diragukan, yang jelas, Granata telah menelan empat kekalahan beruntun di Serie A, dengan rata-rata kebobolan tiga gol per pertandingan. Kini, dalam kondisi terjun bebas, mereka hanya berjarak enam poin dari zona degradasi.
Raihan 23 poin adalah catatan terburuk mereka pada tahap ini sejak 2021, ketika mereka akhirnya finis di posisi ke-17. Oleh karena itu, pelatih kepala Baroni berada di bawah tekanan untuk membalikkan keadaan. Dengan lebih dari setengah pertandingan kandang mereka berakhir dengan kekalahan, skuad asuhan Baroni tidak bisa lagi menelan kekalahan, terutama karena hanya lima poin yang memisahkan mereka dari Lecce yang berada di posisi ke-17, ditambah beberapa klub lain terus mendekat.
Perjuangan Lecce: Tanpa Gol dan Kemenangan
Nasib Lecce bahkan lebih buruk dari Torino. Salentini, julukan Lecce, belum meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan Serie A dan gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir. Meskipun mereka berhasil meraih satu poin berharga dari hasil imbang kandang melawan Lazio pekan lalu – yang mengakhiri rentetan empat kekalahan beruntun – tim asuhan Eusebio Di Francesco berada dalam bahaya besar.
Terhambat oleh minimnya daya gedor, Giallorossi telah gagal menemukan jaring gawang dalam empat dari lima pertandingan tandang terakhir mereka, dan kemenangan terakhir mereka di laga tandang terjadi pada awal November. Dengan hanya mencetak enam gol tandang sepanjang musim, Lecce akan mencoba memperbaiki rekor buruk tersebut. Sebagai catatan, 15 dari 18 poin mereka musim ini diraih dari tim-tim di paruh bawah klasemen. Klub dari selatan Italia ini berharap bisa membawa pulang sesuatu dari perjalanan panjang ke Turin.
Catatan Pertemuan Terakhir
Lecce memenangkan dua pertemuan terakhir di liga, termasuk pertemuan sebelumnya pada November lalu. Catatan ini bisa menjadi modal penting bagi Lecce saat bertandang ke Turin.
Performa Terkini
Berikut adalah catatan performa kedua tim:
- Performa Torino di Serie A: K M K K K K
- Performa Torino (semua kompetisi): M K K M K K
- Performa Lecce di Serie A: S K K K K S
Kabar Tim dan Prediksi Susunan Pemain
Opsi menyerang Torino mungkin terbatas, karena Cyril Ngonge dikabarkan akan hengkang, sementara Giovanni Simeone masih berjuang dengan masalah paha. Akibatnya, Duvan Zapata dan Alieu Njie akan bersaing untuk berduet dengan Che Adams, yang sempat mencetak gol melawan Lecce awal musim ini. Baroni juga kehilangan dua gelandang, Ivan Ilic dan Gvidas Gineitis, sementara Zakaria Aboukhlal, Adam Masina, dan Ardian Ismajli diragukan tampil.
Sementara itu, di kubu Lecce, Matteo Prati dari Cagliari dijadwalkan menggantikan Kristjan Asllani yang hengkang, namun ia kemungkinan tidak akan tampil akhir pekan ini. Namun, pemain baru Lecce seperti Walid Cheddira, Omri Gandelman, dan Sadik Fofana semuanya siap untuk bermain. Cheddira baru-baru ini datang sebagai pelapis striker remaja Francesco Camarda, yang kemungkinan absen tiga bulan setelah menjalani operasi bahu. Cheddira akan bersaing dengan Nikola Stulic untuk memimpin lini serang Salentini. Selain Camarda, gelandang Medon Berisha adalah satu-satunya pemain yang dipastikan absen dari kubu tim tamu, dengan Kialonda Gaspar kembali dari skorsing.
Prediksi Susunan Pemain Torino:
- Paleari; Tameze, Maripan, Coco; Pedersen, Casadei, Ilkhan, Lazaro; Vlasic; Adams, Zapata
Prediksi Susunan Pemain Lecce:
- Falcone; Veiga, Gabriel, Gaspar, Gallo; Coulibaly, Ramadani; Pierotti, Gandelman, Banda; Stulic
Penutup
Pertandingan antara Torino, tim dengan lini pertahanan yang banyak kebobolan di Serie A, dan Lecce, tim dengan serangan terburuk di liga, dipastikan akan menjadi laga yang penuh ketegangan. Kedua klub sedang dalam performa yang buruk, sehingga laga ini berpotensi ditentukan oleh momen-momen krusial atau kesalahan yang tak terduga. Hasil pertandingan ini akan memiliki dampak signifikan terhadap posisi kedua tim di tabel klasemen Serie A, terutama dalam pertempuran untuk menjauh dari zona degradasi.
(SA/GN)
sumber : www.sportsmole.co.uk
Leave a comment