Como Siap Melejit di Eropa, Renovasi Stadion Segera Dimulai
Presiden Como, Mirwan Suwarso, mengungkapkan rencana untuk merekrut lebih banyak pemain Italia dan mendukung renovasi Stadio Sinigaglia agar memenuhi syarat untuk pertandingan Eropa. Klub ini baru saja mencetak sejarah dengan meraih kualifikasi untuk Eropa untuk pertama kalinya dan masih berpeluang mengejar tempat di Liga Champions, hanya terpaut dua poin dari Roma dan Milan yang ada di posisi keempat.
Renovasi Stadion untuk Eropa
Stadio Sinigaglia saat ini tidak memenuhi regulasi UEFA untuk pertandingan Eropa, namun Como berencana untuk mengembangkan stadion tersebut agar siap untuk musim depan. “Kami berharap dapat menyelesaikan pekerjaan renovasi pada akhir musim panas. Pekerjaan bisa dimulai segera setelah pertandingan melawan Parma pada hari Minggu,” kata Suwarso.
Como hanya memerlukan satu poin dari dua laga terakhir musim ini untuk memastikan kualifikasi ke Europa League, tetapi klub ini akan tetap berjuang untuk tempat di Liga Champions. “Kami ingin menyelesaikan musim dengan sebaik mungkin, tetapi kami akan menerima apa yang datang,” tambah Suwarso.
Strategi Tim untuk Musim Depan
Kualifikasi ke Eropa mengharuskan Como untuk melakukan beberapa perekrutan untuk menghadapi tiga kompetisi di musim mendatang. “Akan ada beberapa pergerakan, tetapi kami tidak perlu memulai dari nol,” ujarnya. Como memiliki identitas yang kuat dengan inti tim yang sudah ada. Sebanyak 23 pemain akan kembali dari status pinjaman, dan mereka perlu menemukan solusi terbaik untuk membuat transfer menjadi berkelanjutan.
Suwarso juga membahas pentingnya kehadiran pemain lokal. “Kami selalu mencari lebih banyak pemain Italia. Kami telah merekrut empat di musim pertama Serie A kami, tetapi mereka cukup mahal dan kami tidak bisa membayar secara angsuran,” jelasnya. “Kami sedang mengembangkan empat atau lima pemain Italia yang kami harap siap untuk tim utama.”
Pentingnya Liga Champions untuk Masa Depan
Suwarso menekankan bahwa kelayakan Liga Champions bisa membantu dalam mempertahankan pemain seperti Nico Paz, meskipun keputusan akhir tetap tergantung pada Real Madrid. “Fokus kami bukan pada pengeluaran uang, tetapi bagaimana membuat klub ini menguntungkan dan berkelanjutan dalam dua hingga tiga tahun ke depan,” tambahnya.
Como juga harus menambah jumlah pemain Italia dalam skuad mereka untuk memenuhi syarat UEFA. “Pemain Italia memang mahal dan sulit diperoleh,” kata Suwarso, menyebut nama-nama pemain yang ia minati, seperti Orsolini dan Pellegrini, namun mengakui kesulitan untuk memperolehnya.
Kolaborasi dalam Sepak Bola Italia
Suwarso juga memberikan apresiasi terhadap lingkungan sepak bola di Italia, yang sangat kolaboratif. “Ini adalah negara yang sangat ramah, mirip dengan Indonesia. Banyak jaringan dan dukungan dari klub-klub lain, meskipun di lapangan mereka bersaing. Ada ide-ide untuk saling mendukung dan mengembangkan liga,” tutupnya.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment