Kerusuhan di Turin Derby, Pertandingan Juventus vs Torino Dihentikan
Insiden Memalukan Terjadi di Hari Terakhir Serie A
Hari terakhir Serie A dipenuhi kekacauan setelah derby Turin antara Juventus dan Torino dihentikan karena kerusuhan suporter. Pertandingan yang sangat dinantikan ini terpaksa ditunda akibat bentrokan yang terjadi di luar stadion.
Juventus datang ke markas Torino dengan harapan meraih tempat di Champions League, setelah menjalani musim yang mengecewakan. Mereka terpaksa berjuang untuk mendapatkan tiket Eropa daripada memperebutkan gelar juara.
Situasi yang Tidak Menguntungkan
Pada pagi hari pertandingan, Juventus tertinggal dua poin dari Como yang berada di posisi empat. Pertandingan ini dijadwalkan bersamaan dengan laga-laga penting lainnya, termasuk Roma, Como, dan AC Milan.
Namun, kick-off pertandingan ditunda selama satu jam setelah terjadi bentrokan antara suporter di luar stadion. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kerusuhan antara penggemar dari kedua tim dan polisi anti huru hara.
Dikabarkan, para ultras Juventus memasuki stadion dan meminta pemain untuk tidak melanjutkan pertandingan karena seorang fan dilaporkan mengalami kondisi kritis dan dibawa ke rumah sakit.
Pernyataan dari Pihak Klub
Direktur Eksekutif Juventus, Damien Comolli, menyatakan rasa khawatirnya. “Ini sangat menyedihkan. Kami sangat khawatir. Ketika saya berbicara tentang suporter, saya menjadi emosional karena saya sendiri adalah penggemar sepak bola. Kami sangat prihatin dengan apa yang terjadi di luar stadion. Ini bukan yang kami inginkan dalam sepak bola,” jelasnya dalam wawancara dengan Sky Italia.
Persaingan di Liga
Kapten Juventus, Manuel Locatelli, dan defender Federico Gatti mendatangi ultras di sektor away. Pemain sempat kembali ke ruang ganti saat suporter mengancam akan menginvasi lapangan jika laga tetap dilanjutkan. Akhirnya, pertandingan dimulai dengan banyak suporter dari kedua tim yang meninggalkan stadion.
Tunda kick-off ini membuat pertandingan Juventus menjadi tidak adil karena rival mereka di Champions League sudah menyelesaikan pertandingan sebelum Juventus bahkan masuk ke babak kedua.
Hasil dan Dampak
James Horncastle, jurnalis Serie A dari The Athletic, menyimpulkan situasi tersebut dengan mengatakan, “Malam yang memalukan yang menggambarkan keseluruhan musim ini.”
Sementara itu, Roma berhasil finish di posisi ketiga setelah mengalahkan Hellas Verona 2-0, memastikan tempat mereka di Champions League setelah tujuh tahun. Di posisi lain, Como mengalahkan Cremonese 4-1, menjamin tempat di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya. Milan mengalami kekalahan 2-1 dari Cagliari, membuat mereka harus puas di posisi keenam dan harus berjuang di Europa League. Juventus, terlepas dari hasil melawan Torino, tetap berada di posisi kelima dan akan ikut serta di Europa League musim depan.
(SA/GN)
sumber : www.dailystar.co.uk
Leave a comment