Torino Kalahkan Sassuolo dalam Pertandingan Ketat
Sassuolo membuka skor pada menit ke-51 melalui Kristian Thorstvedt yang melepaskan tembakan dengan kaki kiri usai menerima umpan dari Luca Lipani. Torino kemudian menyamakan kedudukan 15 menit kemudian, ketika Giovanni Simeone menyambut umpan silang dari Enzo Ebosse dengan sundulan keras untuk membuat skor 1-1. Tak lama setelah babak kedua dimulai, Marcus Pedersen yang baru masuk sebagai pengganti berhasil mencetak gol penentu, menutup periode dominasi tuan rumah.
Statistik Pertandingan
Efisiensi penyelesaian menjadi kunci. Torino berhasil mencetak dua gol dari enam peluang besar, sementara Sassuolo hanya satu dari empat. Semua gol tim tuan rumah tercipta dari dalam kotak penalti dan melalui sundulan, suatu pola yang terlihat dalam angka-angka yang ada.
Torino menciptakan peluang lebih baik dengan expected goals mencapai 2.83 berbanding 2.08, serta melakukan 18 percobaan tembakan berbanding 13. Meskipun Sassuolo menguasai 52% penguasaan bola, Torino lebih unggul dalam duel, memenangkan 56% duel secara keseluruhan dan 68% duel udara. Dalam hal umpan silang, Torino berhasil menyelesaikan 7 dari 24 percobaan, sementara Sassuolo hanya 1 dari 14.
Seharusnya, skor bisa lebih besar. Torino dua kali mengenai tiang gawang dan melewatkan empat peluang besar. Di sisi lain, Sassuolo menciptakan tujuh tembakan tepat sasaran namun gagal menyamakan kedudukan di menit-menit akhir.
Pemain Unggulan dan Rating Sofascore
Giovanni Simeone menjadi sorotan dengan satu gol sundulan, mengenai tiang gawang, dan mencapai rating Sofascore 7.7. Marcus Pedersen, yang masuk sebagai pemain pengganti, hanya butuh 31 menit untuk mencetak gol dan mendapatkan rating 7.8. Enzo Ebosse juga tampil baik di sayap, memberikan assist untuk gol penyama dan mendapatkan rating 7.3.
Dari posisi kiper, Alberto Paleari mencatatkan lima penyelamatan dan mencegah 0.72 gol menurut model, mendapatkan rating 7.7. Untuk Sassuolo, Thorstvedt menjadi pemain terbaik dengan rating 7.9 berkat gol pembuka, sementara Lipani menyumbangkan assist dan meraih rating 7.0.
Taktik dan Momen Kunci
Roberto D’Aversa mengaplikasikan formasi 3-4-2-1 untuk Torino, yang mendapatkan dorongan signifikan dari bangku cadangan. Pedersen menggantikan Valentino Lazaro pada menit ke-59 dan mencetak gol pemenang pada menit ke-70. Duván Zapata juga memberikan kontribusi dengan menciptakan peluang besar dan raihan assist tertinggi di tim dengan 0.59 expected assists dalam 31 menit bermain.
Sementara Fabio Grosso menggunakan formasi 4-3-3 yang diandalkan mampu memberikan ancaman melalui Armand Laurienté dan Thorstvedt, namun mereka tidak memanfaatkan peluang yang ada. Andrea Pinamonti dan Thorstvedt memiliki peluang bagus, dan Sassuolo menyelesaikan dengan 38 sentuhan di area penalti, berbanding 34 milik Torino. Wasit Simone Galipo mengeluarkan enam kartu kuning di paruh kedua yang cukup keras.
Pengguna Sofascore dapat mendalami lebih lanjut dengan mengakses halaman pemain untuk melihat peta peristiwa, xG chains, dan setiap rating Sofascore dari pertandingan Torino vs Sassuolo.
(SA/GN)
sumber : www.sofascore.com
Leave a comment