Skandal Wasit Menghantui Sepak Bola Italia
Sepak bola Italia tengah menghadapi krisis serius di luar lapangan, menyusul kegagalan timnas untuk mencapai final Piala Dunia. Saat ini, skandal wasit sedang menuju pengadilan, yang akan mulai berlangsung minggu ini.
Penyelidikan Kriminal Terhadap Gianluca Rocchi
Gianluca Rocchi, kepala wasit Serie A dan Serie B, kini menghadapi penyelidikan kriminal atas dugaan penipuan olahraga. Dia dijadwalkan untuk hadir di pengadilan Milan pada hari Jumat waktu Indonesia. Andrea Gervasoni, pengawas VAR Italia, bersama tiga orang lainnya, juga terlibat dalam skandal besar ini yang menjadi berita utama di seluruh negeri.
Profil Gianluca Rocchi
Rocchi, yang berusia 52 tahun, merupakan mantan wasit top Italia dan Eropa. Ia pernah menjadi pengawas dalam final Supercup Eropa 2017 dan final Liga Europa 2019. Setelah pensiun, Rocchi diangkat untuk mengatur penunjukan wasit di dua liga teratas Italia. Namun, ia dituduh mempengaruhi keputusan VAR dan memanipulasi penunjukan wasit untuk pertandingan.
Imbas dari Kasus Ini
Rocchi sudah mengundurkan diri sambil menunggu selesainya penyelidikan terkait insiden selama musim 2024-25. Skandal ini diibaratkan dengan Calciopoli 2006, di mana percakapan telepon yang disadap mengungkap upaya mempengaruhi penunjukan wasit. Dalam kasus itu, Juventus dihukum dengan relegasi dan kehilangan dua gelar liga, sementara klub-klub lain juga dikenakan sanksi. Sampai saat ini, belum ada klub yang terlibat dalam kasus saat ini.
Apa yang Terjadi?
Para jaksa tengah menyelidiki apakah Rocchi mengintervensi proses VAR dan mempengaruhi penunjukan wasit. Salah satu insiden yang menjadi fokus adalah pertandingan Serie A antara Udinese dan Parma pada 1 Maret 2025, di mana dia diduga mempengaruhi keputusan VAR dengan mengintervensi saat mereka sedang berdiskusi.
Menurut laporan, VAR awalnya menilai tidak ada pelanggaran handball, namun setelah Rocchi memberi tanda, keputusan untuk memberikan penalti pun diambil yang membuat Udinese menang 1-0. Intervensi ini diduga melanggar protokol VAR.
Pernyataan Terkait Skandal
Rocchi membantah melakukan kesalahan dan telah mengundurkan diri untuk memungkinkan penyelidikan berjalan. Ia menyatakan keyakinan bahwa ia akan dibebaskan dari tuduhan tersebut. Pengacaranya, Antonio D’Avirro, menjelaskan bahwa Rocchi merasa tertekan karena merasa menjadi korban dari ketidakadilan.
Inter Milan juga menegaskan tidak terlibat dalam skandal ini. Presiden Inter, Giuseppe Marotta, mengatakan bahwa mereka tidak memiliki wasit favorit dan tindakan mereka selalu berdasarkan integritas.
Konteks yang Lebih Luas
Skandal di Italia muncul di tengah perhatian luas terhadap standar wasit dan penggunaan VAR, serta berbagai kontroversi yang terjadi di liga-liga lain. Penyelidikan ini lebih fokus pada dugaan intervensi yang disengaja dibandingkan dengan kesalahan yang tidak disengaja, yang menimbulkan pertanyaan serius tentang integritas sistem tersebut.
Apa Selanjutnya?
Penyelidik di Milan masih mengumpulkan bukti dan memanggil pihak-pihak terkait. Rocchi dijadwalkan untuk muncul dalam pemeriksaan pada hari Jumat. Jika ada bukti baru yang muncul, pihak berwenang sepak bola mungkin akan membuka kembali proses disipliner meskipun sebelumnya tidak ada sanksi yang dijatuhkan.
(SA/GN)
sumber : football360.com.au
Leave a comment