Home Sepakbola Italia Serie A Skandal Serie A: Bentrokan Wasit-VAR Ungkap Kekacauan Judging Pertandingan!
Serie A

Skandal Serie A: Bentrokan Wasit-VAR Ungkap Kekacauan Judging Pertandingan!

Share
Skandal Serie A: Bentrokan Wasit-VAR Ungkap Kekacauan Judging Pertandingan!
Share

Skandal Serie A: Ketegangan Antara Wasit dan VAR Menyoroti Kekacauan dalam Penjudgingan


Olahraga


Express Newspaper

16/04/2026 7:06

Pekan lalu, Serie A menjadi sorotan karena hubungan antara wasit dan VAR kembali menjadi perdebatan hangat. Audio komunikasi antara wasit Fabbri dan ruang VAR di Lissone selama pertandingan Fiorentina melawan Lazio mengungkapkan rincian menarik terkait keputusan yang diperdebatkan.

Kejadian ini mengguncang kepercayaan terhadap sistem penjudgingan, mengindikasikan ada yang tidak beres dalam mekanisme yang ada. Selain itu, terdapat dugaan terhadap penalti di pertandingan Como melawan Inter dan kasus handball Buonzhorno serta Gati yang juga menjadi sorotan.

Kontroversi Kontak Mandragora-Noslin

Dalam laga Fiorentina-Lazio, penalti yang diberikan untuk Lazio setelah kontak antara Mandragora dan Noslin menjadi bahan perdebatan. Fabbri menjelaskan keputusannya: “Dia menyentuhnya, tetapi bukan pelanggaran karena ini bukan pelanggaran kaki. Dia melompat dengan sia-sia.” Namun, reaksi dari VAR berbeda: “Dia memberikan tendangan di kaki.”

Dialog antara mereka berlanjut:

“Tunjukkan lagi,” ungkap VAR kepadanya. “Apakah ini pelanggaran atau tabrakan?” tanya wasit. “Ini tendangan di kaki,” balas dari Lissone. Setelah meninjau aksi tersebut di monitor, Fabbri tetap pada pendiriannya: “Ini adalah kontak dengan kaki, bahkan dia mencoba menarik kaki.” Namun, asisten VAR, Aureliano, menegaskan: “Ini adalah tendangan.”

Fabbri meminta untuk melihat rekaman dinamis: “Saya ingin melihatnya dalam gerakan, bukan dalam foto diam.” VAR menanggapi: “Dia menggerakkan kakinya ke depan, bukan ke belakang.” Namun, pada akhirnya, Fabbri tetap teguh: “Tidak ada kekuatan, tidak ada intensitas, bagi saya ini bukan penalti.” Meski VAR berusaha meyakinkan (“Setidaknya katakan ini adalah tendangan”), wasit menegaskan keputusan awal: Tidak ada penalti dan kartu kuning untuk Noslin karena simulasi.

Baca juga:  Cuma Semusim di Roma? Bailey Dikabarkan Balik ke Aston Villa.

Definisi Tomasi Terhadap Fabri dan Kritik terhadap VAR

Dino Tomasi, anggota CAN, menganalisis situasi ini dan mendukung wasit: “Fabri tegas dan akurat. Dia dekat dengan aksi dan melakukan dengan baik untuk mengonfirmasi keputusan. Simulasi jelas terlihat karena melebih-lebihkan kontak. Kami lebih memilih agar VAR tidak terlibat sama sekali. Interferensi dari AVAR berlebihan, sehingga tidak memberi ruang bagi analisis VAR. VAR seharusnya menjadi bantuan, bukan protagonis utama.”

Perdebatan Penalti di Pertandingan Como-Inter

Kontroversi juga terjadi dalam pertandingan Como-Inter, di mana penalti diberikan setelah kontak antara Boni dan Niko Paz. VAR hanya fokus pada titik kontak tanpa mempertimbangkan sifat pelanggarannya, mengarah pada keputusan penalti alih-alih tendangan bebas. Tomasi berkomentar: “Wasit awalnya beranggapan akan terjadi lemparan, tetapi kemudian mengubah keputusannya. Tendangan itu sebenarnya berasal dari Niko Paz ke Boni, yang hanya menghalangi tendangan. Tidak ada kelalaian. Kesalahan VAR adalah tidak menganalisis seluruh aksi. Wasit seharusnya dipanggil untuk meninjau monitor, karena itu adalah kesalahan yang jelas.”

Kasus Handball Buonzhorno dan Gati

Di pertandingan Parma melawan Napoli, penalti tidak diberikan atas handball oleh Buonzhorno. Keputusan wasit langsung: “Bola mengenai dekat tubuh, tidak dapat dihukum,” keputusan yang dikonfirmasi VAR. Menurut Tomasi: “Di tingkat internasional, dinilai apakah lengan bergerak ke arah bola, apakah ada peningkatan ruang, atau ada keuntungan langsung.”

Dalam hal ini, keputusan tersebut benar dan situasinya diselesaikan dengan cepat. Jika itu adalah umpan silang dari lawan, mungkin akan dianggap sebagai penalti.

Kejadian-kejadian baru-baru ini semakin menambah ketegangan mengenai fungsi VAR di Serie A, memunculkan pertanyaan serius terkait perannya, intervensi, dan konsistensi dalam pengambilan keputusan.

(SA/GN)
sumber : www.gazetaexpress.com

Baca juga:  Juve pertahankan keeper, Inter kejar Santos, Tedesco melangkah ke Serie A?
Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Tonton Milan-Juventus: Laga Seru di Serie A!

Saksikan pertandingan seru antara AC Milan dan Juventus di Serie A! Dua...

Leao sumbang 15 poin bagi AC Milan di Serie A!

Leao menunjukkan performa gemilang dengan menyumbang 15 poin berharga bagi AC Milan...

Barcelona tarik perhatian pada bintang Serie A, atasi kelemahan utama!

Barcelona menunjukkan ketertarikan pada bintang Serie A untuk mengatasi kelemahan utama mereka,...

Pemain Inter & AC Milan Terkait Skandal Prostitution di Serie A.

Skandal prostitusi di Serie A mengguncang dunia sepak bola, melibatkan pemain dari...